BolaSkor.com - Keberhasilan Persebaya Surabaya mengamankan tiket final Piala Presiden 2019 menuai pujian dari pelatih Djadjang Nurdjaman. Pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut menilai perjuangan anak asuhnya terbilang luar biasa.

Apalagi dalam laga melawan Madura United pada leg kedua babak semifinal Piala Presiden di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (06/04) malam.

Unggul satu gol di leg pertama tak membuat Persebaya menang mudah. Justru Bajul Ijo lebih banyak tertekan. Beruntung, Persebaya bisa mengakhiri laga dengan skor 2-3 dan membuat agregat gol menjadi 2-4.

Gol tersebut dicetak oleh Otavio Dutra di menit ke-62, Amido Balde Balde di menit ke-82, dan Hansamu Yama Pranata di tambahan waktu babak kedua. Sementara itu, gol balasan Madura United di cetak oleh Alexandar Rakic di menit ke-54 dan Alberto Goncalves di menit ke-66.

Baca Juga:

Persebaya Surabaya Jamu Arema FC Lebih Dulu di Final Piala Presiden 2019

Tekuk Madura United 3-2, Persebaya Surabaya Tantang Arema FC di Final

"Luar biasa hari ini, pemain kerja militan. Pressing semuanya mereka kerahkan. Yang paling pasti mereka punya mental luar biasa," puji pelatih berusia 60 tahun tersebut.

Selain memuji permainan anak asuhnya saat melawan Laskar Sapeh Kerrab, Djanur juga mengapresiasi mental bertanding anak asuhnya kala bertanding di laga-laga sebelumnya. Terutama di fase penyisihan grup.

Memang, saat di babak penyisihan Persebaya acap kali kesulitan mengembangkan permainannya di awal-awal pertandingan. Terbukti, dari beberapa laga Persebaya selalu kecolongan terlebih dahulu. Seperti saat laga melawan Perseru Serui, Sabtu (02/03) lalu. Namun demikian, Persebaya bisa membalikkan keadaan di menit-menit akhir.

"Mentalnya sudah kelihatan saat di Bandung. Ketinggalan bisa dibalas, selalu seperti itu. Sudah tiga pertandingan saya melihat. Artinya mereka sudah memiliki mental yang cukup kuat," imbuh mantan pelatih PSMS Medan tersebut. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)