BolaSkor.com - Bintang Paris Saint-Germain, Angel di Maria terkena skors empat pertandingan karena meludahi bek Olympique Marseille, Alvaro Gonzalez dalam kekalahan mereka di Ligue 1, pada Minggu (13/09).

Insiden tersebut terjadi saat menjelang akhir kekalahan PSG dari Marseille, pertandingan mulai menjadi panas saat lima pemain dikeluarkan dari lapangan.

Pada saat itu, Di Maria tidak mendapatkan hukuman kartu merah karena insiden tersebut luput dari pengamatan wasit. Hukuman ini diberikan kepada pemain berusia 32 tahun tersebut, setelah Badan Liga Prancis (LFP) melakukan evaluasi rekaman pertandingan tersebut.

Skorsing Di Maria baru aktif pada pertandinngan selanjutnya melawan Angers. Pemain asal Argentina tersebut dipastikan tidak bisa memperkuat PSG pada pertandingan melawan Angers pada (03/10), Nimes (18/10), dan Dijonn (25/10).

Baca Juga:

Dituduh Neymar Lakukan Tindakan Rasial, Alvaro Gonzalez: Dia Harus Belajar Menerima Kekalahan

Dapat Kartu Merah karena Tempeleng Alvaro Gonzalez, Neymar Klaim Ada Tindakan Rasial

Angel Di Maria Tak Habis Pikir Diabaikan Timnas Argentina

Bukti Di Maria ludahi Alvaro Gonzalez

Namun, selain Di Maria hukuman dari LFP juga menimpa kepada Neymar dan Alvaro Gonzalez pada 30 September mendatang. Saat ini, Neymar sudah menjalani skorsing dua pertandingan karena memukul Gonzalez.

Sementara itu, Gonzalez juga mendapatkan hukuman yang cukup panjang bila terbukti melakukan pelecahan rasial kepada Neymar. Gonzalez dituduh membuat pernyataan rasial kepada Neymar.

Awalnya, Di Maria bergabung dengan Paris Saint-Germain pada 2015 setelah menjalani satu tahun yang sulit bersama Manchester United.

Bersama PSG, Di Maria sudah membuat 41 penampilan di semua kompetisi pada musim lalu dan tercatat sudah mencetak 13 gol. Catatan tersebut sekaligus menjadi sosok penting dalam perjalanan PSG ke final Liga Champions melawan Bayern Munchen.

Di Maria sudah membuat total 224 penampilan, dengan mencetak 83 gol saat PSG telahh mengklaim empat gelar Ligue 1 selama waktunya di Prancis.

Penulis: Alexander Matthew