BolaSkor.com - Pada 2011 Chelsea berusaha keras untuk menggaet Luka Modric dari Tottenham. Bahkan The Blues nyaris mendapatkan pemain yang kemudian meraih Ballon d'Or.

Luka Modric mengungkapkan penyebab kegagalannya pindah ke Chelsea. Bintang asal Kroasia itu membeberkan bahwa semua itu gara-gara ulah bos Tottenham Hotspur, Daniel Levy.

Baca Juga:

Frank Lampard Sudah Siapkan Posisi Ideal untuk Kai Havertz

Liverpool Tidak 'Iri' dengan Geliat Transfer Chelsea

Analisis - Statistik Keunggulan Edouard Mendy atas Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga

Sebelum hijrah ke Real Madrid, Modric adalah pengatur permainan yang sangat diandalkan Tottenham. Performa cemerlangnya membuat Chelsea terpincut.

Berbagai cara dilakukan The Blues untuk mendekati Modric. Setelah melakukan beberapa pertemuan "rahasia", Modric mengaku sudah menerima tawaran Chelsea. Namun, proses kepindahannya digagalkan Levy.

"Levy berjuang untuk kepentingan klub dan itulah yang harus dilakukan seorang presiden klub. Tapi, ada momen yang membuat saya sangat marah kepadanya," kata Modric dikutip Marca.

"Salah satunya adalah kegagalan pindah ke Chelsea. Sangat sulit mendapatkan izin dari Tottenham karena Chelsea adalah tim sekota," sambungnya.

Tak hanya sekali, Modric mengaku dua kali gagal hengkang dari Spurs karena keputusan mendadak Levy. Namun, belakangan peraih Ballon d'Or 2018 itu memahami apa yang dilakukan Levy.

"Tetapi setelah itu dia mengizinkan saya ke Real Madrid karena sudah berjanji beberapa kali untuk melepas saya," ujar Modric.