BolaSkor.com - Kemenangan 4-0 atas Malmo di Liga Champions harus dibayar mahal oleh Chelsea. Pada laga tersebut, The Blues kehilangan Romelu Lukaku dan Timo Werner yang dibekap cedera.

Meski Lukaku dan Werner harus keluar lapangan, ketajaman Chelsea pada melawan Malmo terlihat tidak terpengaruh. Kehilangan dua penyerang dalam satu laga sejatinya akan menggoyahkan tim.

Saat melawan Malmo, Chelsea terlebih dulu kehilangan Romelu Lukaku pada menit ke-23. Lukaku terkapar setelah diganjal Lasse Nielsen. Pada menit ke-44, giliran Timo Werner yang harus menepi karena terlihat kesakitan pada area hamstring.

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: Man United Comeback Lagi, Chelsea Berpesta Gol

Punya Lukaku, Chelsea Tak Tutup Peluang Boyong Erling Haaland

Chelsea 4-0 Malmo: Kemenangan yang Harus Dibayar Mahal

Jika menilik laga, keluarnya Lukaku dan Werner memang tidak terlalu berpengaruh. Apalagi saat keduanya ditarik keluar The Blues sudah unggul 2-0, dan masih bisa menambah dua gol.

Di sini terlihat kemewahan skuad yang dimiliki Chelsea. Meski mereka kehilangan pemain dengan total nilai 150 juta poundsterling, Chelsea masih tangguh.

Namun, yang menjadi pertanyaan, sejauh apa pengaruh absennya kedua penyerang, terutama Lukaku, untuk laga-laga berikutnya.

"Saya kira mereka akan absen beberapa pertandingan. Saat ini hanya Christian Pulisic yang cedera. Kami kehilangan, tapi itu tidak bisa dijadikan alasan," ujar manajer Chelsea Thomas Tuchel kepada BT Sport usai laga kontra Malmo.

Ketika Lukaku dan Werner menepi pada laga melawan Malmo, masuk duo Kai Havertz dan Callum Hudson-Odoi. Kedua pemain belakangan bisa dikatakan sedang mengalami kesulitan. Masuknya Lukaku membuat mereka turun dalam daftar antrean bermain.

Masuk sebagai pemain pengganti, Hudson-Odoi, yang tidak mendapatkan menit bermain sejak sebelum jeda internasional, tampil apik dengan merancang gol Chelsea yang dicetak Havertz.

Sedangkan Havertz mencetak gol impresif dengan melepaskan tambakan lob ke atas kiper Malmo Johan Dahlin. Aksi cemerlang itu mengakhiri aksi sprintnya untuk menerima umpan Hudson-Odoi.

Gol hasil kerja sama Hudson-Odoi dan Havertz menjadi gambaran kedalaman yang dimiliki lini depan Chelsea. Sesuatu yang sudah dibangun sebelum Tuchel datang.

Tidak dimungkiri, kehilangan Lukaku dan Werner adalah pukulan buat Chelsea. Apalagi mereka juga belum bisa menggunakan tenaga Pulisic yang sudah absen sebulan lebih. Belum lagi, belakangan ini Chelsea bisa dikatakan sedang kehilangan ketajaman.

Dalam beberapa pekan terakhir, terlihat bagaimana Lukaku kekurangan sokongan. Meski moncer di awal musim, aliran gol Lukaku mengering belakangan ini. Penyerang asal Belgia ini kini sudah tujuh laga nihil gol.

Percaya atau tidak, pada saat lini tengah dan depan mengalami masa surut, barisan belakang muncul menjadi tulang punggung The Blues. Tidak hanya dengan clean sheet, tapi juga dalam urusan mencetak gol. Melihat statistik, 16 dari 20 gol terakhir Chelsea lahir berkat gol atau assist lini belakang.

Musim ini gol-gol Chelsea datang dari 14 pemain berbeda. Dari 14 pemain, hanya Lukaku yang mencetak lebih dari dua gol dalam 13 laga di semua kompetisi.

Untuk laga ke depan, absennya Lukaku dan Werner menjadi momentum untuk menguji kedalaman Chelsea. Dengan kata lain, pemain-pemain yang selama ini menjadi pilihan kedua harus muncul membuktikan diri.

"Adalah sangat penting untuk membuktikan. Kami akan tanpa Romelu dan Timo untuk beberapa pertandingan. Jadi, semuanya diundang untuk berlomba mendapatkan kesempatan bermain," kata Tuchel.

"Saat ada di lapangan, mereka harus memperlihatkan rasa lapar dan determinasi."