BolaSkor.com - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel kembali angkat bicara terkait penurunan performa Romelu Lukaku. Ia menilai Timnas Belgia harus ikut bertanggung jawab.

Lukaku sudah tak mencetak gol untuk Chelsea dalam enam laga terakhir di semua kompetisi. Permainannya seolah sudah bisa dimatikan oleh lawan-lawan The Blues.

Terbaru, Lukaku tak bisa berbuat banyak saat Chelsea bertandang ke markas Brentford, akhir pekan lalu. Beruntung tim asal London itu masih mampu meraih kemenangan sehingga tetap bertengger di puncak klasemen Premier League.

Tuchel menyadari kondisi Lukaku yang mulai menurun. Namun ia menilai anak asuhnya itu hanya lelah secara mental karema terlalu banyak bertanding dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga:

Respons Tuchel Usai Lukaku Kembali Gagal Cetak Gol

Chelsea Rekrut Romelu Lukaku, Thomas Tuchel Minta Maaf ke Suporter Inter

Romelu Lukaku Benci Jalani Peran sebagai Target Man

Romelu Lukaku

"Saat ini saya merasa seperti Romelu telah bermain berlebihan. Saya pikir dia bermain terlalu banyak kompetisi selama musim panas, terlalu banyak kompetisi dengan tim nasional dan sekarang UEFA Nations League," kata Tuchel pada sesi jumpa pers jelang laga kontra Malmo pada laga ketiga fase grup Liga Champions 2021-2022.

“Dia menginginkan hasil yang bagus dengan Belgia dan menganggapnya sebagai pertandingan besar baginya secara pribadi. Itu sangat berarti baginya bermain untuk negaranya."

Lukaku memang menjalani jadwal yang padat sejak musim panas lalu. Usai memperkuat Inter Milan, ia tampil bersama Timnas Belgia di Piala Eropa 2020.

Pada turnamen empat tahunan tersebut, Lukaku sukses membawa Belgia melaju hingga perempat final. Setelah itu ia menjalani masa liburan sehingga terlambat mengikuti persiapan pramusim.

Kepindahan ke Chelsea turut berperan mengganggu persiapan Lukaku menyambut musim 2021-2022. Namun hal itu sempat tak terlihat di awal kedatangannya setelah penyerang bertubuh jangkung tersebut mampu mencetak empat gol dari empat laga perdana.

Lukaku semakin lelah usai memperkuat Timnas Belgia di semifinal UEFA Nations League, pekan lalu. Pertandingan krusial itu tentu menguras tenaga dan pikirannya.

"Saya merasa dia sedikit lelah secara mental. Dia tidak sepenuhnya menikmati hal itu tanpa berpikir dua kali," tambahnya.

"Bagi saya dia telah bermain berlebihan. Namun begitu dia menemukan ritmenya maka akan sedikit lebih mudah."

Kondisi Lukaku membuat Tuchel dilanda kegalauan. Ia ragu antara memberinya waktu istirahat atau terus memainkannya untuk segera mencetak gol lagi.