BolaSkor.com - Pergerakan Manchester United pada bursa transfer musim panas 2022 tidak berjalan dengan baik. Tiga pemain yang sudah direkrut Tyrell Malacia, Christian Eriksen, dan Lisandro Martinez belum memberi kontribusi besar.

Hal itu dapat dimaklumi mengingat mereka masih ada dalam fase adaptasi, tetapi transfer Man United juga tidak bisa dikatakan berhasil karena masih banyak titik lemah dalam tim usai dua laga Premier League.

Red Devils kalah dua kali beruntun, kebobolan enam gol dan mencetak satu gol ketika melawan Brighton & Hove Albion (1-2) dan Brentford (0-4). Man United masih butuh kekuatan di lini depan, gelandang, dan bek kanan.

Ironis, musim sudah berjalan dan Man United masih butuh tambahan pemain. Kondisi itu juga bertambah parah karena mereka masih disibukkan dengan transfer yang berlarut-larut sejak bulan lalu, yakni gelandang Barcelona Frenkie de Jong.

Baca Juga:

Berbeda dari Masa Lalu, Kini Manchester United Harus Meyakinkan Pemain untuk Datang

Menilik Bursa Transfer Manchester United: Diwarnai Ketidakjelasan dan Keputusasaan

Erik ten Hag Klaim Permainan Manchester United Membaik Usai Cristiano Ronaldo Tampil

Dari kabar kesepakatan yang sudah tercapai antara Man United dan Barcelona, De Jong yang bersikeras bertahan - meski gajinya akan dipotong, hingga Chelsea datang untuk menyalip transfer tersebut.

Legenda Man United, Rio Ferdinand, juga frustrasi dengan hal tersebut dan menegaskan, situasi itu tidak akan terjadi jika Man United masih dilatih Sir Alex Ferguson atau juga di bawah pelatih lain seperti Jurgen Klopp atau Pep Guardiola.

“Kami tidak berada di pasar untuk pemain top. Kami akan keluar dan kami menunggu selama tiga setengah bulan untuk mengontrak Frenkie de Jong. Dengan segala hormat, dia pemain hebat, tapi kami 'Hampir melacurkan diri untuk pemain ini selama tiga bulan dari jendela transfer dengan topi kami di tangan memohon, tolong datang kepada kami'," tutur Ferdinand dikutip dari Mirror.

"Saya pikir Ten Hag duduk di sana berpikir, 'Ini benar-benar berantakan bagi saya karena saya datang dengan harapan untuk benar-benar mengubah tim utama ini dengan sekitar lima atau enam pemain yang saya yakini dapat mengubah nasib kami atau memberi kami peluang yang lebih baik, menjadi tim yang lebih baik'."

"Dan dia berjuang untuk melewati garis dan target utamanya (De Jong), mereka tidak mendekatinya. Mereka berjalan di belakangnya memohon padanya, 'Tolong berbalik dan perhatikan kami', dan dia melihat sekeliling dan berkata, 'Bukan untuk saya'."

"Dan kami masih di sana, 'Tolong beri kami satu kesempatan'. Bagaimana kami menempatkan diri kami di posisi itu? Bagaimana kami membiarkan diri kami berada di posisi seperti itu? Apakah menurut Anda Jurgen Klopp atau Pep Guardiola atau Sir Alex Ferguson? atau Jose Mourinho akan mengikuti pemain seperti ini? Mereka tidak akan melakukan itu."

"Kau tidak ingin datang kepada kami? Benar, pergilah, lanjutkan urusanmu, semoga sukses untukmu, pindah ke target berikutnya. Itu membuat saya frustrasi."

Transfer De Jong berlarut-larut dan di waktu bersamaan, Man United punya peluang merekrut gelandang lain seperti Adrien Rabiot (PSG) atau Ruben Neves (Wolverhampton Wanderers).