BolaSkor.com - Madura United meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI bersikap tegas setelah mengumumkan penundaan lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020. Keputusan ini mengejutkan mengingat lanjutan Liga 1 2020 akan bergulir dua hari ke depan.

Penundaan hingga satu bulan ke depan, dipilih sembari melihat situasi dan kondisi COVID-19. Alasan itu pula yang melatarbelangi Kepolisian Republik Indonesia menolak izin keamanan.

"Madura United membutuhkan kepastian secara tegas dari PSSI dan LIB tentang lanjutan kompetisi. Jangan sampai klaim diundur satu bulan, kemudian hari berakhir seperti sekarang," ungkap Dirut PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ulhaq Abdurrahim.

Baca Juga:

Menpora Apresiasi Keputusan PSSI dan PT LIB untuk Menunda Lanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020

Lanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020 Resmi Ditunda Paling Lama Satu Bulan

"Dalam regulasi yang diatur adalah hanya pada jika klub peserta mundur, tanpa mengatur bagaimana jika PSSI atau pihak LIB yang menyebabkan kompetisi tidak berjalan," imbuhnya.

Laskar Sape Kerrap sedari awal memang tak sepakat kompetisi dilanjutkan di tengah pandemi. Tetapi mekanisme voting memastikan kompetisi kembali diputar.

Anak asuh Rahmad Darmawan tersebut bahkan telah menyiapkan tim sejak pertengahan Agustus lalu. Bahkan dua dari tiga pemain asing yang tersisa telah tiba, dan baru saja merekrut Bruno Lopes.

"Proses mendatangkan pemain asing, bukan perkara mudah karena mereka juga harus menjalani serangkaian protokol kesehatan dan administrasi imigrasi," jelasnya.

Selain itu, keputusan yang mendadak ini betul-betul sangat merugikan klub. Baik bagi klub yang bermain home atau melawat ke kandang lawan.

"Klub akan sangat dirugikan, misalnya tim tamu sudah booking hotel dan tim tuan rumah sudah memaksimalkan energi dan sumberdaya untuk pelaksanaan pertandingan," pungkasnya. (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)