BolaSkor.com - Dentuman bom atau suara tembakan biasa terdengar sehari-hari di Palestina. Tangis korban yang kehilangan anggota tubuh atau keluarga bukan hal baru bagi orang-orang yang tinggal di sana.

Ya, konflik di tanah Timur Tengah yang berbatasan langsung dengan Laut Tengah dan Laut Yordan tersebut bukanlah sesuatu yang baru. Dalam catatan sejarah, perseteruan antara Palestina dan Israel telah bermula sejak akhir abad ke-19.

Tidak ada jumlah pasti yang tercatat, namun diperkirakan puluhan hingga ratusan ribu rakyat Palestina telah menjadi korban konflik tersebut. Tidak hanya kehilangan nyawa atau anggota tubuh, mereka juga kehilangan kebebasan.

Contohnya adalah tim Palestina yang seharusnya berlaga pada Asian Para Games 2018. Mereka gagal berangkat ke Jakarta karena konflik yang tengah memanas di negaranya.

Meski begitu, rakyat Palestina masih memiliki harapan pada sosok Mahmoud Zohud. Atlet tolak peluru tersebut menjadi satu-satunya wakil Palestina pada Asian Para Games 2018.

Mahmoud Zohud secara kebetulan memang tengah berada di luar wilayah Palestina karena berlibur dengan istrinya. Situasi tersebut membuatnya memungkinkan untuk berangkat ke Jakarta.

Meski bisa berlaga pada Asian Para Games 2018, Mahmoud Zohud tidak merasa terlalu senang. Suami dari Doaams Zohud itu sejatinya berharap seluruh tim Palestina bisa datang ke Jakarta.

"Sejujurnya, saya merasa sedih karena menjadi satu-satunya atlet asal Palestina yang berlaga pada Asian Para Games 2018. Sayangnya mereka tidak bisa keluar dari Palestina karena konflik di Gaza," ujar Mahmoud Zohud ketika ditemui BolaSkor.com setelah latihan, Rabu (10/10).

"Saya bisa ke sini karena kebetulan sedang berlibur bersama istri saya di UAE. Ketika ingin kembali ke Palestina, situasi memanas dan tim saya kesulitan keluar dari sana. Saya pun memilih menunggu di Dubai dan UAE, sebelum akhirnya berangkat ke Indonesia," lanjut Mahmoud Zohud.