BolaSkor.com - Mata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria berkaca-kaca ketika menyambut Timnas Indonesia U-22 tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (27/2) seusai menjuarai Piala AFF 2019 di Kamboja. Disinggung soal suka citanya, wanita berusia 33 tahun itu tersipu malu.

"Ah lihat saja. Ah enggak jadi pulang deh," ujar Tisha sebelum meneruskan pembicaraan.

"Tidak bisa dipungkiri, ini merupakan hadiah yang sangat berharga untuk kami. Di tengah segala perbaikan yang harus kami jalani bersama, ibaratkan ini satu tim, harus menjadi stoper, penjaga gawang, ada yg harus jadi penyerang. Saya ibaratkan jadi kiper yang kemudian berkaca-kaca ketika timnya menggol-kan," kata Tisha menambahkan.

Upaya tak kenal lelah Tisha bersama PSSI untuk membangun tim nasional yang berprestasi membuahkan hasil. Momen yang paling manis menurutnya adalah trofi juara ini hadir ketika sepak bola Indonesia diguncang kasus pengaturan skor.

Baca Juga:

Pawai Juara Timnas Indonesia U-22 Digelar Besok, Ini Rutenya

Komentar Pelatih Thailand Usai Kalah dari Timnas Indonesia U-22 dan Gagal Juara

"Sebagai tanggung jawab di sekjen, di manajemen layer, kami stand by 1x24 jam seluruhnya untuk Timnas, kapan dibutuhkan, kami mengurus seluruh logistik," tutur Tisha.

"Saya hanya mengingat flashback kembali apa yang telah kita alami, bersama anak-anak bersama, di tengah perbaikan organisasi, datang secercah harapan, yang kita harap menjadi inspirasi. Saya pernah bicara semua, hal yang diinisiatifkan semua pihak ini untuk kebaikan sepak bola indonesia. Ujungnya seperti itu," terangnya.

Tisha berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi para pemuda Indonesia yang bercita-cita menjadi pesepak bola. Momen ini juga diinginkannya sebagai pertanda bangkitnya sepak bola nasional.

"Maka jangan sampai, satu hal yg tidak bisa kita lindungi. Apa itu, mimpi anak-anak menjadi pemain sepak bola, pemain timnas. Sekarang, adanya momen ini kembali, menjadi inspirasi bagi rakyat indonesia, dan mengingat momen itu alhamdulillah rasa syukur yang tidak tertahankan," imbuh Tisha.