BolaSkor.com - Langkah juara 13 kali Liga Champions, Real Madrid terhenti di 16 besar Liga Champions dari Manchester City. Bermain di leg dua 16 besar yang berlangsung di Etihad Stadium, Sabtu (08/08) dini hari WIB, The Citizens menang 2-1.

Dua gol City dicetak oleh Raheem Sterling (9') dan Gabriel Jesus (68') yang dibalas gol Karim Benzema (28'). Manchester City lolos dengan agregat gol 4-2 dan akan menantang Olympique Lyonnais di perempat final.

Keberhasilan Man City menyingkirkan Madrid di fase gugur mengukir rekor tersendiri untuk manajer City, Pep Guardiola. Namanya kini sejajar dengan dua pelatih kondang Eropa di eranya, Marcello Lippi dan Ottmar Hitzfeld.

"Pep Guardiola adalah pelatih ketiga yang menyingkirkan Real Madrid di fase gugur Liga Champions lebih dari sekali, sejajar dengan Marcelo Lippi (1995-96, 2002-03) dan Ottmar Hitzfeld (2000-01, 2006-07). Nemesis," tutur @OptaJoe.

Baca Juga:

Pertarungan Lini Tengah Manchester City Vs Real Madrid, The Sky Blues Unggul Rp3,6 Triliun

Zidane Beberkan Alasan Absennya Bale dalam Skuat Real Madrid Kontra Manchester City

Juventus 2-1 Lyon: Dua Gol Cristiano Ronaldo Tak Cukup Bawa Bianconeri ke Perempat Final

Pep Guardiola dan Zinedine Zidane

Masih dari sumber yang sama, Man City juga jadi tim pertama yang mengalahkan Madrid dua kali di laga kandang-tandang pada fase gugur Liga Champions setelah terakhir terjadi pada 2008-09.

"Real Madrid kalah dua kali di fase gugur Liga Champions untuk kali pertama sejak 2008-09, kala mereka kalah di laga kandang dan tandang melawan Liverpool di 16 besar," tambah @OptaJoe.

Satu nama spesial dari statistik itu adalah Gabriel Jesus. Striker asal Brasil menorehkan gol di Santiago Bernabeu di leg satu dan kini melakukannya lagi di Etihad Stadium. Dia menyamai legenda Manchester United, Ruud van Nistelrooy.

"Gabriel Jesus pemain kedua yang mencetak gol di kedua leg fase gugur Liga Champions melawan Real Madrid untuk tim Inggris. Sebelumnya ada Ruud van Nistelrooy dengan Manchester United di musim 2002-03."

Guardiola juga melihat langkah positif bagi Man City dengan mengalahkan tim sekaliber Madrid.

"Ini penting, kami mengalahkan mereka dua kali. Zinedine Zidane tidak pernah kalah dalam pertandingan fase gugur," tutur Guardiola kepada BT Sport.

"Anda melihat ketenangan dan kepribadian yang mereka mainkan, mereka bagus. Kami di sini untuk mencoba dan memenangkan Liga Champions."

"Itu satu langkah, jika kami pikir itu cukup, kami akan menunjukkan betapa kecilnya kami. Jika ingin menang, Anda harus mengalahkan klub-klub besar."

Terakhir Guardiola akan menyiapkan laga berikutnya melawan Lyon, tim dari Prancis yang menyingkirkan Juventus bersama Cristiano Ronaldo dalam skuat.

"Saya baru saja berbicara dengan departemen kepanduan (soal Lyon) dan mereka mengatakan kepada saya untuk waspada. Kami memiliki delapan hari untuk mempersiapkannya. Kami akan menikmatinya dan kemudian setelahnya kami akan memikirkan tentang Lyon," urai Guardiola.