BolaSkor.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, menutup lembaran masa lalunya dengan Manchester United jelang bentrok kedua tim di pekan 15 Premier League. Mourinho mengaku hanya fokus berusaha memberikan kemenangan untuk Tottenham.

Tottenham akan menyambangi Old Trafford, markas Man United, pada pekan 15 Premier League, Kamis (05/12) pukul 02.30 dini hari WIB. Tottenham dalam momentum bagus. Sejak menggantikan Mauricio Pochettino, Mourinho membawa klub meraih tiga kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.

Mourinho dipecat Man United pada Desember 2018 setelah melatih klub selama dua tahun. The Special One tidak mendendam kepada United yang memecatnya dan masih mengingat baik dukungan baik dari suporter mereka.

Baca Juga:

Jose Mourinho dan 5 Pelatih Top yang Pernah Tangani 3 Klub Berbeda di Satu Liga

Plus dan Minus Jose Mourinho di Tottenham Hotspur, Trofi atau Kekacauan

Jose Mourinho dan Tantangan Mengakhiri Kutukan Trofi di Tottenham Hotspur

Jose Mourinho

"Ini (Man United) lembaran yang telah saya tutup. Saya meninggalkan klub dan memanfaatkan waktu untuk memproses segalanya yang telah terjadi dan untuk menyiapkan diri pada tantangan berikutnya," tutur Mourinho di Sky Sports.

"Manchester United, bagi saya, ada di buku pengalaman saya. Sedikitnya seperti yang pernah dikatakan Tuan (Nelson) Mandela 'Anda tak pernah kalah. Anda menang atau Anda belajar," tegas dia.

"Di United saya menang dan belajar. Waktu saya di sana setelah saya pergi merupakan waktu yang bagus bagi saya. Bukan tugas saya menganalisis United."

"Kembali ke Old Trafford adalah kembali ke tempat saya bahagia. Anda bisa pergi ke kantor saya di atas, saya masih punya beberapa foto saya saat melatih United."

Manajer asal Portugal juga tidak melihat dirinya sebagai penjahat atau musuh bagi Man United asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Mourinho yakin fans tuan rumah akan sepenuhnya mendukung United untuk mengalahkan Tottenham.

"Saya bukan penjahat, saya bukan musuh, tapi saya pelatih yang coba meraih kemenangan melawan Manchester United. Itulah cara yang saya pikir akan mereka lihat dari saya," imbuh Mourinho.

"Solskjaer pelatih yang coba memenangi laga untuk fans United, jadi tentu saja mereka akan mendukungnya dan tidak mendukung saya."

"Saya pikir reaksi nanti mungkin akan bagus untuk saya, tapi saat laga berlangsung dukungan untuk Solskjaer. Mereka cinta klub mereka, jadi mereka cinta Solskjaer."

"Sepanjang laga saya memprediksi mereka untuk melupakan saya dan mendukung tim mereka untuk meraih hasil yang diinginkan," urai Mourinho.