BolaSkor.com - Manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat, membongkar cara PSSI memanggil pemainnya untuk Timnas Indonesia. Usut punya usut, senjata utamanya adalah melalui ancaman.

Ucok geram dengan upaya PSSI mengancam para personilnya, terutama terhadap pemain asingnya, Alberto 'Beto' Goncalves. Bomber kelahiran Brasil itu dipaksa membela Timnas Indonesia padahal Sriwijaya FC tetap membutuhkan tenaganya di kompetisi.

Kata Ucok, PSSI dan pemerintah tidak membantu proses naturalisasi dua pemainnya, Beto dan Esteban Vizcarra yang mendapat status Warga Negara Indonesia (WNI) pada awal tahun ini. Berbeda ketika dua pemain Bali United, Stefano Lilipaly dan Ilija Spasojevic saat menempuh jalur naturalisasi.

"Pemain kan takut, apalagi naturalisasi. Jangan samakan dengan Lilipaly dan Spasojevic. Mereka dibiayai oleh negara, oleh PSSI. Kalau Beto dan Vizcarra, sepeser (uang pun) PSSI tidak membantu," ujar Ucok.

"Setelah jadi baru, 'ini orang kita' (dan dipanggil masuk Timnas Indonesia)," katanya menambahkan.

Ucok Hidayat tidak menyesal membantu Beto dan Vizcarra menjadi WNI. Apalagi, kedua pemain itu loyal dengan Sriwijaya FC.

"Mereka (Beto dan Vizcarra) setia, bagus. Kami harus toleransi juga. Mereka numpang hidup di kita," imbuh Ucok.