BolaSkor.com - Takluk dengan skor 2-5 atas Leicester City bukan sekadar kekalahan biasa bagi manajer Manchester City, Pep Guardiola. Ini merupakan momen langka yang mencoreng karier kepelatihannya.

Dalam laga yang berlangsung di Etihad Stadium, Minggu (27/9), Manchester City dibuat kerepotan dengan skema permainan yang diterapkan Leicester. Hukuman tiga penalti kian menambah rasa frustrasi Kevin De Bruyne dan kawan-kawan.

Padahal Manchester City mampu mengawali laga dengan baik. Riyad Mahrez membobol mantan klubnya ketika pertandngan baru berjalan empat menit.

Baca Juga:

Manchester City 2-5 Leicester City: Hat-trick Jamie Vardy dan Tiga Penalti Permalukan The Citizens

Ruben Dias ke Manchester City, Nicolas Otamendi Menuju Benfica

Pep Guardiola Tuding Otoritas Sepak Bola Tak Peduli Pemain

Manchester City vs Leicester City

Namun entah apa yang terjadi, Manchester City seperti kehilangan rasa percaya dirinya di sisa laga. Penalti pertama Leicester pada menit ke-37 yang dieksekusi Jamie Vardy menjadi titik balik laga ini.

Setelah itu, Leicester mampu mencetak empat gol tambahan yang dua di antaranya kembali lewat titk penalti. Sementara Manchester City hanya mampu memperkecil kedudukan melalui sundulan Nathan Ake.

Kebobolan lima gol dalam satu laga merupakan pengalaman pertama Guardiola dari 686 kali memimpin tim asuhannya bertanding. Sebelumnya, tim yang ditangani pria berkebangsaan Spanyol itu paling buruk kebobolan empat gol.

Ini juga menjadi kali pertama Manchester City kebobolan lima gol dari 438 pertandingan yang digelar di Etihad Stadium. Sebuah momen yang benar-benar langka.

Guardiola sendiri seolah tak percaya dengan hasil ini. Ia tak segan mengkritik para pemainnya yang tampil di bawah performa terbaiknya.

"Kami bermain selama 30 menit dengan sangat bagus dan mencetak gol di menit keempat. Namun kemudian kami mulai percaya bahwa kami tidak bermain bagus dan tidak cukup kuat untuk menjadi stabil serta sabar," kata Guardiola di situs resmi klub.

Kekalahan ini menjadi sinyal lini pertahanan Manchester City belum cukup kokoh meski sudah mendatangkan Nathan Ake. Hal ini membuat manajemen The Citizens panik dan segera merampungkana transfer Ruben Diaz.