BolaSkor.com - Rumor kepindahan Harry Kane ke Manchester City kian kencang terdengar. Namun The Citizens justru disarankan berpaling ke sosok Erling Haaland.

Manchester City menjadi ujung tombak anyar untuk menggantikan peran Sergio Aguero. Sejumlah penyerang papan atas sempat dikaitkan dengan rival sekota Manchester United tersebut.

Kane dan Haaland menjadi dua di antaranya. Nama lainnya yaitu Romelu Lukaku, Kylian Mbappe, Lionel Messi, hingga Cristiano Ronaldo.

Baca Juga:

Manchester City Tunggu Komitmen Jack Grealish

Grealish Merapat, Bintang Manchester City Bersiap Pergi

Harry Kane Menuju Manchester City dengan Mahar Rp3,18 Triliun

Harry Kane

Namun Manchester City tampaknya sudah mengambil keputusan untuk fokus mengejar Kane. Pertimbangan utamanya mungkin karena pemain berusia 28 tahun tersebut sudah teruji di Premier League.

Kane tampaknya juga tertarik pindah ke Manchester City. Hal itu dibuktikan dengan sikap mangkirnya dari jadwal latihan perdana Tottenham.

Masalahnya, Tottenham tidak mau begitu saja melepas Kane. Banderol sekitar 150 juta poundsterling harus disiapkan klub peminat untuk menebusnya.

Angka tersebut dianggap tak masuk akal. Mantan pemain Chelsea, Andy Townsend menyarankan kepada Manchester City untuk mengubur keinginannya mendapatkan Kane.

"Harry Kane adalah pesepak bola yang brilian dan pencetak gol yang luar biasa, tidak ada keraguan tentang itu.

Namun dalam 18 bulan dari sekarang, dia akan memasuki usia 30," kata Townsend kepada Talksport.

"Sekarang jika dia menandatangani kontrak lima atau enam tahun dengan banderol 150 juta poundsterling, Anda menginginkan seseorang untuk berkomitmen minimal lima tahun."

Dengan nominal serupa, Townsend menyarankan Manchester City untuk mengejar Haaland yang tujuh tahun lebih muda. Hal itu karena yang bersangkutan punya jalan karier lebih panjang Kane.

“Erling Haaland berharga sekitar 150 juta poundsterling juga. Dia akan menandatangani kontrak di suatu tempat selama enam atau tujuh tahun karena dia pasti akan melakukannya di usianya yang masih muda," tambahnya.

"Saya tidak 100% yakin seberapa besar Kane yang membuat perbedaan di usia 32."