BolaSkor.com - Manchester United sukses kembali ke jalur kemenangan saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League 2021-2022. Namun hal itu belum membuat tenang seorang Cristiano Ronaldo.

Dalam laga yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (30/10), Manchester United menang dengan skor telak 3-0. Hasil ini menjadi obat pelipur lara usai dihajar Liverpool satu pekan lalu.

Ronaldo berperan penting dalam kemenangan ini. Ia mencetak satu gol dan satu assist sebelum ditarik keluar pada menit ke-71.

Baca Juga:

Tottenham 0-3 Man United: Respons Positif Red Devils

Guardiola Bahas Nasib Solskjaer, Sebut Tekanan di Man United Berlipat

Manchester United Pilih Kehilangan Pogba secara Gratis

Hasil ini untuk sementara mengamankan posisi Ole Gunnar Solskjaer di kursi manajer. Ronaldo juga menjawab berbagai kritik yang ditujukan kepadanya.

Namun Ronaldo enggan berpuas diri. Ia berharap Manchester United sudah benar-benar keluar dari krisis.

“Kami tidak mengharapkan dua hasil terakhir di Premier League (kontra Leicester City dan Liverpool). Namun saya harap kali ini kita telah membuka lembaran baru," kata Ronaldo kepada Sky Sports.

"Saya percaya bahwa sesuatu terjadi karena suatu alasan dan kami harus bahagia untuk hari yang luar biasa ini. kami menang 3-0 di stadion tandang melawan tim yang sulit dan kami sangat senang untuk itu dan bahagia."

Wajar jika Ronaldo merasa seperti itu. Performa Manchester United masih belum konsisten sepanjang musim ini.

Skuat Manchester United juga tidak boleh merayakan kemenangan ini secara berlebihan. Setan Merah sudah ditunggu jadwal sulit dalam sepekan mendatang.

Manchester United akan bertandang ke markas Atalanta dalam lanjutan fase grup Liga Champions, Rabu (3/11) dini hari WIB. Tiga hari berselang, mereka sudah ditunggu Manchester City dalam laga derby.

“Semua orang tahu perannya dalam tim. Bukan hanya pelatih yang banyak dikritik, tapi juga para pemainnya,” tambahnya.

"Bagi saya, (kritikan) itu tidak mengganggu karena saya bermain sepak bola selama 18 tahun. Jadi saya tahu bahwa suatu hari sempurna dan hari lain kami sampah."

Hasil dalam dua laga ke depan memang akan sangat krusial bagi masa depan Manchester United terutama Solskjaer. Satu hasil buruk bisa berarti pemecatan bagi pria berkebangsaan Norwegia tersebut.