BolaSkor.com - Sebuah pengakuan mengejutkan disampaikan Gianluigi Buffon. Kiper Juventus tersebut mengaku dibuat trauma berkepanjangan oleh Manchester United.

Sepanjang kariernya, Buffon sudah berulang kali berhadapan dengan Manchester United. Namun hanya ada satu pertemuan dengan Setan Merah yang tidak bisa dilupakannya hingga saat ini.

Momen yang dimaksud adalah pertemuan Buffon kontra Manchester United di babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. Saat itu sang kiper memperkuat raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.

Baca Juga:

Kiper Berusia 42 Tahun, Buffon Jadi Mimpi Buruk Messi di Camp Nou

5 Pasang Pesepak Bola dan Sang Idola yang Pernah Berduel di Lapangan

Juventus Gagal Lagi, Gianluigi Buffon Hanya Raih Gelar Kompetisi Eropa bersama Parma

Blunder Gianluigi Buffon

Pada leg kedua, Buffon membuat sebuah blunder fatal yang berujung gawangnya kebobolan. Ia gagal menangkap dengan sempurna sepakan keras Marcus Rashford sehingga bola rebound mampu diteruskan Romelu Lukaku.

Kesalahan itu akhirnya berdampak fatal. PSG harus tersingkir setelah Manchester United menang 3-1 atau unggul agresivitas gol tandang karena di Old Trafford hanya kalah 0-2.

"Itu adalah pertandingan yang saya pikirkan setidaknya tiga atau empat kali seminggu. Momen tersebut menimbulkan banyak penyesalan, karena saya yakin kami akan mencapai final," kata Buffon kepada L'Equipe.

"Di Manchester, kami memenangkan pertandingan besar dengan pamer kekuatan yang hebat, dan sayangnya saya menyalahkan diri saya sendiri atas kesalahan yang luar biasa."

Blunder tersebut memang mencoreng reputasi Buffon sebagai salah satu kiper terbaik dunia. Tak heran jika banyak yang menduga mantan pemain Parma itu akan pensiun di akhir musim.

Selain membuat blunder, Buffon mengakui tim asuhannya sedikit meremehkan Manchester United saat itu. Kemenangan di kandang lawan memang membuat Les Parisiens hanya butuh hasil imbang untuk lolos.

"Saya pikir laga itu hanya formalitas seolah-olah tidak bernilai karena kami sudah menang 2-0 di leg pertama. Di sisi lain, mereka tengah sial karena hanya memiliki dua pemain yang tersedia dan sembilan pemain muda," pungkasnya.