BolaSkor.com - Manchester United dikabarkan memiliki kesempatan besar memboyong gelandang Bayer Leverkusen, Kai Havertz. Namun, The Red Devils tidak mengambil langkah lanjutan.

Kai Havertz menjadi satu di antara nama yang paling sering dibicarakan di bursa transfer. Maklum, dengan usia yang masih muda dan kemampuan gemilang, banyak klub yang tertarik dengan Havertz.

Kai Havertz merupakan tipe gelandang dengan kemampuan individu di atas rata-rata. Ia pandai membuka ruang dan memberikan umpan berbahaya.

Baca Juga:

Manchester United Resmi Sandang Gelar Raja Penalti di Eropa

Puji Kiper Copenhagen, Solskjaer Bersyukur Manchester United Tak Lakoni Adu Penalti

Manchester United 1-0 FC Copenhagen: Setan Merah Akhiri Perlawanan Wakil Denmark Lewat Perpanjangan Waktu

Kai Havertz

Satu di antara tim yang memburu Kai Havertz adalah Manchester United. Setan Merah melakukan pendekatan kepada sang pemain pada bursa transfer musin dingin 2020.

Berdasarkan laporan The Athletic, pada saat itu Man United sudah mengadakan negosiasi dengan Bayer Leverkusen. Sementara itu, Ole Gunnar Solskjaer beberapa kali melakukan kontak dengan sang pemain.

Namun, Manchester United mundur di tengah jalan karena berhasil mendapatkan Bruno Fernandes dari Sporting CP. Man United tidak ingin membuang-buang uang dengan mendatangkan dua pemain pada posisi yang sama.

Pilihan Man United berpaling kepada Fernandes jauh dari kata keliru. Alasannya, penampilan pemain asal Portugal tersebut menjadi satu di antara kunci kebangkitan Man United pada paruh musim.

Kini, Chelsea menjadi tim yang paling gencar memburu Kai Havertz. The Blues sedang mancari cara memangkas gap antara harga yang diminta Leverkusen dengan kemampuan beli. Kabarnya, Chelsea hanya bersedia mengucurkan 80 juta euro termasuk bonus, sedangkan Leverkusen meminta 90 juta euro di luar bonus.