BolaSkor.com - Edinson Cavani dipastikan absen memperkuat Timnas Uruguay pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan, September mendatang. Manchester United selaku pemilik menolak melepasnya.

Premier League memang sudah memberikan wewenang kepada anggotanya untuk menolak melepas pemainnya ke timnas yang berada di zona merah. Keputusan ini untuk melindungi kepentingan klub.

Pemain yang pergi ke zona merah pada jeda internasional ini memang dipastikan absen sekitar dua pekan setelah kembali ke Inggris. Itu karena mereka harus menjalani masa karantina selama sepuluh hari.

Baca Juga:

FIFA Minta Klub Izinkan Pemain Penuhi Panggilan Timnas

Larang Pemain ke Timnas, Klub Premier League Terancam Sanksi FIFA

Presiden FIFA Turun Tangan, Peringatkan Jangan Sampai Salah Jalan

Edinson Cavani

Uruguay sempat menyertakan nama Cavani dalam skuat untuk berhadapan dengan Peru, Bolivia, dan Ekuador. Padahal Amerika Selatan termasuk ke dalam zona merah.

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengambil langkah tegas terkait nasib Cavani. Ia melarang salah satu penyerang andalannya itu untuk memenuhi panggilan timnas.

"Faktanya adalah jika Anda harus memiliki 10 hari di karantina hotel tanpa kesempatan untuk berlatih, tidak ada kesempatan untuk menjaga kebugaran Anda, maka Anda perlu 10-14 hari lagi untuk kembali bugar dan kemudian Anda harus terbang lagi," kata Solskjaer dilansir dari Goal.

"Saya tidak ingin menjadi orang yang mengeluh tetapi jika saya dihadapkan pilihan bermain untuk Norwegia atau Man United, saya tahu siapa majikan saya. Ini tugas negara tetapi aturannya seperti ini sekarang."

Sikap tegas Solskjaer tersebut akhirnya direspons federasi sepak bola Uruguay. Mereka membatalkan pemanggilan Cavani.

Hal serupa juga berlaku untuk Fred. Federasi sepak bola Brasil tidak memanggil pemainnya yang berkarier di Premier League.

Nasib Berbeda

Menariknya, tak semua klub bersikap tegas seperti Manchester United. Tottenham Hotspur dan Aston Villa mengizinkan pemain asal Amerika Latin untuk memenuhi panggilan negara.

Tottenham merelakan kepergian Giovani Lo Celso dan Cristian Romero ke Argentina. Sementara Villa juga mengizinkan Emiliano Martinez dan Emiliano Buendia memperkuat Tim Tango.

Perbedaan sikap klub-klub Premier League bukan tidak mungkin menimbulkan masalah baru. Kecemburuan sosial sangat mungkin terjadi dan menuai protes dari pemain atau federasi sepak bola negara Amerika Selatan.