BolaSkor.com - Manchester United tampil nyaris sempurna saat bertandang ke markas Nottingham Forest pada leg pertama semifinal Piala Liga Inggris 2022-2023. Meski begitu, ada satu momen yang nyaris mengubah jalannya pertandingan.

Dalam laga yang berlangsung di City Ground, Kamis (26/1) dini hari WIB, Manchester United mengalahkan Nottingham dengan skor telak 3-0. Tim tamu nyaris unggul segalanya.

Manchester United memulai laga dengan gemilang. Marcus Rashford langsung memecah kebuntuan lewat aksi individu memukau pada menit keenam.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Manchester United Bangkit, Barcelona ke Semifinal Copa del Rey

Statistik Berbicara, Jumlah Assist Antony Lebih Rendah Dibanding Kiper Liverpool dan Man City

Manchester United Merindukan Anthony Martial

Harusnya gol tersebut membuat tugas Manchester United menjadi lebih mudah. Namun yang terjadi tidak seperti yang dibayangkan.

Nottingham nyatanya sempat mencoba bangkit. Tuan rumah bahkan mampu menyamakan kedudukan lewat sepakan Sam Surridge pada menit ke-23.

Beruntung gol tersebut dianulir VAR. Surridge ternyata berada di depan Victor Lindelof saat bola dioper meski jaraknya sangat tipis.

Erik ten Hag

Ten Hag sangat bersyukur gol tersebut dianulir. Ia yakin jalannya pertandingan akan berbeda andai skor berubah menjadi 1-1.

"Saya senang dengan penampilan kami dan saya pikir selama 90 menit kami mengendalikannya. Namun ada satu momen yang bisa mengubah permainan dan di situlah kami perlu memperbaikinya," kata Ten Hag kepada Sky Sports.

"Kami hampir membiarkan mereka masuk ke dalam permainan. Kami mendikte sepenuhnya kemudian dalam satu momen itu bisa berubah."

"Kami harus menghindari itu. Kami tidak bisa membiarkan lawan untuk kembali ke permainan ketika kami memulai dengan sangat baik," tambahnya.

Andai gol Surridge disahkan, Nottingham bisa lebih termotivasi untuk menang. Dukungan publik tuan rumah juga akan semakin besar.

Di sisi lain, mental para Manchester United juga belum sepenuhnya pulih usai meraih hasil minor pada dua laga terakhir. Bukan tidak mungkin usai kebobolan performa mereka semakin menurun.

"Kami harus menghindari hal seperti itu. Saya pikir di babak kedua kami jauh lebih tenang dan kami meredam mereka dan itu jauh lebih baik," tutupnya.