BolaSkor.com - Kekalahan di laga pembuka Premier League 2020-2021 bukan suatu hal yang diharapkan terjadi kepada Manchester United. Namun faktanya demikian. Red Devils kalah 1-3 melawan Crystal Palace di Old Trafford, Sabtu (19/09) malam WIB.

Tiga gol Palace asuhan Roy Hodgson dilesakkan Andros Townsend (7') dan dua gol Wilfried Zaha (74' penalti dan 85') yang diperkecil gol Donny van de Beek di menit 80. United mendominasi bola sebanyak 76 persen namun tidak memiliki semangat bermain seperti Palace.

Soal perebutan bola hingga semangat bermain semuanya dimiliki Palace ketimbang United besutan Ole Gunnar Solskjaer. Palace memang layak memenanginya ketimbang United dan kurangnya determinasi bermain itu membuat Ryan Giggs khawatir.

Legenda United yang kini melatih timnas Wales melihat Palace memang layak menang karena mereka memiliki determinasi bermain yang lebih tinggi, semangat untuk memenangi pertandingan.

Baca Juga:

Manchester United 1-3 Crystal Palace: Sang Mantan Bikin The Red Devils Merana

Solskjaer Ungkap Dua Alasan Manchester United Digilas Crystal Palace

5 Fakta Menarik di Balik Kekalahan Telak Manchester United: Wilfried Zaha Jadi Mantan Terhebat

Wilfried Zaha dua kali jebol gawang Manchester United

"Kita bisa berbicara tentang pemain baru yang masuk, tetapi ada kualitas yang cukup di lapangan itu untuk mengalahkan Crystal Palace," tutur Ryan Giggs. kepada Premier League Production.

"Hanya intensitasnya yang tidak ada. Crystal Palace menginginkannya lebih pada (duel perebutan bola) 50-50, mereka hanya terlihat lebih baik selama 90 menit."

"Oke, ketika United mencetak gol Anda mengira mereka bisa melanjutkan dan mendapatkan yang lain, tetapi Palace seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Dengan Zaha tetap onside, sedikit lebih berkualitas dengan operan terakhir, sebenarnya Palace bisa saja pergi dan mencetak lebih banyak gol."

"Palace adalah tim yang lebih baik, mereka memulai dengan lebih baik, tetapi mereka tidak harus melakukan banyak hal untuk gol-gol mereka, mereka tidak harus melakukan sesuatu yang istimewa. Itu adalah gol lembut yang bisa dicegah. Tidak cukup intensitas, tidak cukup akan menghentikan permainan," urai Giggs.

Tak lama setelah memainkan laga kontra Palace Man United akan menghadapi Luton Town di putaran tiga Piala Liga di Kenilworth Road, Rabu (23/09) pukul 02.15 dini hari WIB.