BolaSkor.com - Massimo Moratti, mantan Presiden Inter Milan, berbicara mengenai situasi Nerazzurri jelang laga Derby della Madonnina melawan AC Milan. Salah satu yang menjadi topik bahasannya mengenai Mauro Icardi.

Jelang Derby Milan dalam lanjutan pekan 28 Serie A yang berlangsung Senin (18/3) pukul 02.30 dini hari WIB, masalah internal antara Icardi dengan Inter memang masih menjadi topik yang ramai dibahas di Italia.

Semua berawal dari situasi kontrak yang tidak terselesaikan dengan baik di antara Inter, Icardi, dan agen Icardi (sekaligus istrinya), Wanda Nara. Inter ingin memperpanjang kontraknya yang berakhir tahun depan seiring ketertarikan klub-klub Eropa kepada Icardi.

Baca Juga:

Derby della Madoninna Edisi 170 Dijamin Bakal Seru (Video)

5 Penyerang Top yang Pernah Bela Milan dan Inter

Jelang Derby della Madonnina, Penggawa AC Milan Klaim Tidak Takut pada Siapa Pun

Namun, Icardi dan Wanda terkesan 'jual mahal' dengan mengajukan gaji yang tinggi plus menentukan sendiri klausul penjualannya. Inter tak punya pilihan lain selain melepas ban kapten dan memberikannya kepada Samir Handanovic.

Semenjak saat itu, Icardi tidak pernah lagi dilibatkan Luciano Spalletti ke dalam skuat Inter, entah itu karena alasan cedera atau tidak fit untuk bermain. Masalah itu dibiarkan berlarut. Menurut Moratti, sulit untuk membenahinya sekarang ini.

Mauro Icardi

"Icardi? Semuanya diawali dengan cara yang buruk dan sekarang, sulit untuk membenahinya. Itu tergantung dengan pemain-pemain," ucap Moratti, sebagaimana dinukil dari Calciomercato.

"Saya akan meminta para pemain untuk menggunakan sikap profesionalisme yang dibutuhkan dan menyingkirkan segala alasan mengapa tim terbelah dua. Inter jauh lebih penting jika melihat situasi tersebut," terangnya.

Tanpa Icardi, yang mencetak gol penentu kemenangan Inter di Derby Milan Oktober lalu, Spalletti disinyalir akan mengandalkan Lautaro Martinez sebagai ujung tombak La Beneamata.

Melihat kondisi kedua tim yang berbanding terbalik 180 derajat, wajar jika Milan asuhan Gennaro Gattuso diunggulkan ketimbang Inter. Milan tidak pernah kalah sejak Januari lalu, sementara Inter masih angin-anginan belakangan ini.

Namun menurut Moratti, Inter tidak perlu takut memainkan derby ke-170 karena Milan bukanlah Real Madrid - masih dapat dikalahkan. Terlebih dalam laga derby, kondisi kedua tim sebelum laga dimulai biasanya tidak terlalu berpengaruh kala pertandingan berlangsung.

Derby della Madoninna

"Derby harus dihadapi dengan tenang, mempertimbangkan bahwa Milan bukanlah Real Madrid. Saya melihatnya sulit untuk memahami pikiran manajer, ini sangat sulit. Spalletti saat ini ada dalam momen krisis, tapi kami harus bersabar," imbuh Moratti.

Kedua tim saat ini hanya terpaut satu poin di urutan tiga (Milan) dan empat (Inter) klasemen Serie A. Selisih gol keduanya sama kuat 18, Milan unggul satu gol lebih banyak (41 gol) ketimbang Inter, namun kebobolan gol satu lebih banyak (23 gol) dari Inter.