BolaSkor.com - Mantan striker Lazio Paolo Di Canio menilai terlalu dini untuk fans atau suporter AS Roma merayakan kedatangan Jose Mourinho. Di Canio menilai Mourinho saat ini tak lagi sama seperti di masa lalu.

Seperti diketahui The Special One akan menggantikan Paulo Fonseca sebagai pelatih AS Roma per musim 2021-2022. Nama besar Mourinho dengan kesuksesannya di masa lalu membuat fans Roma bahagia.

Di Canio pun heran dengan euforia fans Il Giallorossi yang seolah sudah merayakan treble winners dengan kedatangan Mourinho. Di Canio yang pernah membela Lazio dan melatih Sunderland menilai kejayaan pelatih asal Portugal telah berlalu.

Baca Juga:

4 Pemain Roma yang Dirugikan dan Diuntungkan dengan Kedatangan Mourinho

Bintang Real Madrid Berpeluang Jadi Rekrutan Perdana Mourinho di Roma

Legenda Inter Senang Jose Mourinho Latih Roma, bukan Milan atau Juventus

Jose Mourinho

"Ketika Roma mengumumkan Mourinho, saya menerima 300 pesan dari teman-teman saya yang merupakan penggemar Roma. Saya hanya bisa mendengar jeritan, tidak lebih," kata Di Canio di Sky Calcio Club.

"Saya mengatakan yang sebenarnya dalam pesan audio yang menjadi viral. Dia membuat banyak kesalahan selama beberapa tahun terakhir."

"Dia memenangkan segalanya bersama Inter (Milan), tapi itu sepuluh tahun lalu. Beberapa teman saya mengira mereka telah memenangkan treble."

"Saya mengerti tidak baik bagi seseorang untuk melawan Mourinho, tapi gila untuk mengatakan dia melakukannya dengan baik akhir-akhir ini."

Mourinho pernah memenangi titel yang terhitung dengan kesuksesan bersama Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid. Akan tapi dalam kurun waktu lima tahun terakhir Mourinho mengalami karier singkat dengan pemecatan di Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Hal itu dilihat Di Canio sebagai penanda turunnya karier Jose Mourinho. Ketika menjawab pertanyaan jurnalis asal Italia, Sandro Piccinini, Di Canio bersikeras menegaskan bahwa Mourinho tak sama lagi dengan sosok yang membawa Inter treble winners pada 2010.

"Dia dipecat dan Anda mengatakan dia melakukan pekerjaannya, luar biasa," jawab Di Canio merespons pertanyaan Piccinini. "Mourinho dipecat karena berbagai alasan. Dia tidak membawa hasil dan memecah ruang ganti."

"Saya tahu mengapa Anda mengatakan hal-hal ini, Sandro, tetapi saya tidak peduli tentang like di media sosial, saya tinggal di ruang ganti lebih dari yang Anda lakukan, jadi mungkin Anda tidak memahami beberapa dinamika. Saya beritahu Anda, Mourinho tidak sama seperti dulu," tegas Di Canio.