Dubai - Penunjukkan kembali Dunga sebagai arsitek timnas Brasil membuat legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona merasa dirinya pantas untuk mendapatkan kesempatan kedua sebagai pelatih timnas Argentina. "Saat ini Argentina tidak mempunyai pelatih. Saya dulu bermain bagi Argentina, begitupun juga Dunga yang bermain bagi Brasil. Jika Brasil memberi kesempatan kedua kepada Dunga, kenapa Argentina tidak memberikan kesempatan kedua bagi saya?" ujar Maradona kepada harian Ole. Maradona yang membawa Argentina menjadi juara di Piala Dunia Meksiko 1986 menjadi pelatih Argentina di Piala Dunia Afrika Selatan 2010 silam. Sayang, langkah Albiceleste asuhan Maradona terhenti di babak perempat final setelah ditaklukan oleh Jerman dengan skor 4-0. Jabatan pelatih timnas Argentina saat ini memang kosong setelah Alejandro Sabella mundur usai Piala Dunia Brasil 2014 kemarin. Meski melaju ke final sebelum dikalahkan oleh Jerman, penampilan Argentina di Brasil 2014 mendapat kritikan dari Maradona. "Bukan bermaksud untuk bersikap ketus terhadap Sabella dan para pemain Argentina, tetapi menurut saya, Argentina tidak sekalipun memenangkan pertandingan dengan baik selama di Brasil 2014 kemarin." tambah Maradona. Maradona menangani timnas Argentina pada tahun 2008 hingga 2010 silam. Usai Piala Dunia Afrika Selatan 2010, Maradona pun mundur dari kursi pelatih Argentina dan menangani Al-Wasl yang merupakan tim anggota Liga Uni Emirat Arab. Meski saat ini menganggur, Maradona kini menetap di Dubai.