BolaSkor.com - Ada fenomena menarik dari sepak terjang Marc Marquez pada tiga lomba terakhir MotoGP 2019. Tercatat di lomba MotoGP Argentina, Amerika Serikat, dan Spanyol, ia selalu berusaha melaju sendirian selepas start.

Cara ini berhasil membuat pembalap Repsol Honda ini menang di Sirkuit Termas de Rio Hondo dan Jerez. Sayangnya, walau sedang sendiri di depan, ia melakukan kesalahan di Sirkuit Austin.

Baca Juga:

Rantai Motor Rusak, Valentino Rossi: Saya Tidak Cepat di Le Mans

Honda Bidik Kemenangan ke-300 di MotoGP Prancis

Alhasil ia terjatuh dan gagal finis. Strategi lomba melepaskan diri dari kejaran lawan selepas start sangat populer untuk Jorge Lorenzo saat masih di Yamaha, tapi tidak Marquez.

Marquez membenarkan, cara di atas, merupakan strategi baru yang coba ia terapkan awal musim ini. "Benar, sejak Argentina, saya begitu banyak memimpin setiap lap-nya," kata Marquez.

"Saya biasanya tidak berlomba seperti ini tapi terkadang Anda butuh strategi berbeda untuk lawan. Jika tidak, semua rival bakal menebak Anda melakukan hal sama," kata Marquez.

Namun Marquez sadar, strategi melepaskan diri dari lawan usai start, tidak bisa ia terapkan setiap lomba. Biasanya, pembalap asal Spanyol ini baru mengetahui apakah strategi tersebut bisa dilakukan setelah sesi pemanasan sebelum lomba.

"(Memiliki banyak startegi) Ini sangat positif. Karena lawan jadi berteka-teki terkait apa yang akan Anda lakukan," kakak dari pembalap Moto2, Alex Marquez ini melanjutkan.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com