BolaSkor.com - Arema FC kembali harus gigit jari setelah gagal menuai poin penuh. Menantang PSIS Semarang, tim Singo Edan menyerah dengan skor 0-2 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Mochamad Soebroto Magelang, Sabtu (14/03).

Dalam sudut pandang Mario Gomez, anak asuhnya dinilai sudah bermain sangat baik. Terbukti, Hendro Siswanto dkk mampu mempersulit upaya tim Mahesa Jenar yang juga memburu kemenangan di hadapan ribuan suporternya.

Baca Juga:

Hasil Liga 1 2020: Persipura Permalukan Persebaya, Borneo FC Menang atas Persela

Koordinasi PT LIB dengan Menpora, Liga 1 dan Liga 2 Tetap Berjalan di Tengah Penyebaran Virus Corona

"Kami bermain sangat baik sepanjang babak pertama. Tetapi, kami kecolongan oleh gol lawan pada menit-menit akhir," tukas Mario Gomez merujuk gol PSIS yang diciptakan Hari Nur Yulianto tepat pada menit 45.

Faktor itu yang turut menyebabkan pemain Arema membuka babak kedua dengan beban tinggi. Momen itu kemudian dimanfaatkan PSIS menambah gol lagi, yang dibukukan Bruno Silva pada menit 47.

"Setelah gol kedua itu, situasi kami semakin sulit untuk bangkit. Tetapi kami tetap bermain dengan daya juang tinggi, meskipun hanya 10 pemain di lapangan," imbuh Gomez merujuk pada kartu merah Jonatan Bauman.

Ya, striker asal Argentina itu lagi-lagi melakukan pelanggaran tak masuk akal. Emosi yang tinfgi membuaynya harus diusir keluar lapangan pada menit 67, justru di tengah upaya keras Arema mengejar ketertinggalan.

"Saya tidak tahu persis seperti apa insiden kartu merah Bauman. Walaupun dia bilang tidak melakukan pelanggaran keras," tutup Gomez. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)