BolaSkor.com - Penyerang asing Persija Jakarta, Marko Simic berharap musim panas bisa menghilangkan pademi Virus Corona (COVID-19) yang saat ini sedang melanda dunia. Pasalnya ia melihat penyebaran Virus Corona di dunia kini sudah sangat mengkhawatirkan.

Pemain asal Kroasia itu pun meminta semua masyarakat yang ada di Indonesia terutama The Jakmania agar tetap berhati-hati dan tetap menjaga kesehatan dengan mengikuti peraturan yang dibuat oleh pemerintah.

"Pandemi ini menyerang saat semua tidak menduganya, tidak banyak persiapan untuk menghadapinya. Saat itu pertama kali terjadi di China, lalu menyebar ke Eropa, kita di sini (Indonesia) masih ada pertandingan dan tak pernah menduga akan terjadi hal yang sama," kata Simic.

Baca Juga:

Pesan Sang Ibu Dorong Marko Simic Sumbang Rp100 juta untuk Lawan Virus Corona

Marko Simic Sedih Lihat Jakarta Sepi di Tengah Pandemi COVID-19

"Namun, sekarang ini sudah menyebar ke mana-mana, kita harus sangat berhati-hati dan memandang serius semua ini. Saya rasa semoga saja ketika nanti jelang musim panas itu bisa membantu mengurangi penyebaran dan bisa berhentikan virus corona," jelasnya.

Simic mengaku agak sedikit lega dengan karena di beberapa negera yang terinfeksi Virus Corona sudah mulai membaik. Bahkan di Jerman tim sekelas Bayern Muenchen saja sudah melakukan latihan meski tetap memberlakun physical distancing.

Begitu juga di China yang merupakan negara awal wabah corona muncul. Sepak bolanya disebut-sebut Simic akan kembali digulirkan.

"Saya sangat senang bahwa di China saat ini sudah mulai membaik, mulai normal, walaupun perlahan-lahan tapi mereka mulai kembali beroperasi, bahkan menurut info teman saya yang bermain di China, mereka sudah beraktivitas kembali. Mereka akan mulai berlatih, tapi masalahnya mereka tidak bisa pergi karena di Eropa masih banyak merebak virus ini," jelasnya.

"Lalu di Jerman, klub seperti Bayern Munchen sudah mulai berlatih kembali, walaupun dipisah kebeberapa grup latihan. Ini harapan yang bagus bahwa saya yakin semuanya akan membaik dan kita akan beraktivitas secara normal," pungkasnya.