BolaSkor.com - Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, mengaku sedih dengan kondisi Kota Jakarta yang sepi. Pasalnya, ada peraturan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona (COVID-19).

Pemprov DKI sudah melakukan PSBB sejak 10 April 2020 lalu selama dua pekan. Setelah itu, PSBB kembali diperpanjang 28 hari dan berlaku sampai dengan 22 Mei 2020.

Dengan adanya peraturan tersebut masyarakat yang ingin keluar dan masuk ke Jakarta sudah dibatasi. Hal ini yang membuat Marko Simic tidak pergi dari tempat tinggal dan lebih memilih bertahan.

Baca Juga:

Tips Otavio Dutra agar Tetap Konsisten, Cintai Sepak Bola dan Keluarga

Ismed Sofyan Masih Ingin Bermain meski Memasuki Umur 41 Tahun

"Tentu sangat aneh melihat Jakarta sepi, saya bahkan sudah tidak keluar rumah hampir 20 hari sejak pertandingan melawan Bhayangkara FC," kata Simic seperti dilansir dari Persija TV.

"Beberapa kali saya sempat pergi ke supermarket untuk belanja kebutuhan dan saya melihat semua sangat sepi, sedikit menakutkan melihatnya. Sangat menyedihkan, saat melihat keadaan di kota lain di dunia sesepi ini tentu sangat menyedihkan untuk saya," tambahnya.

Penyerang asal Kroasia itu berharap dengan adanya peraturan yang dilakukan oleh bisa cepat memberhentikan penyebaran Virus Corona yang ada di Jakarta. Sehingga aktivitas di Ibu Kota ini bisa berjalan kembali seperti biasanya.

"Harapan saya orang-orang tetap menaati peraturan yang dibuat oleh pemerintah. Karena ini salah satu cara mengurangi penyebaran Virus Corona lebih cepat. Saya hanya bisa berdoa dan yakin tuhan akan berikan jalan keluar untuk kita semua," pungkas Simic.