BolaSkor.com - Striker Persija Jakarta, Marko Simic, terancam mendapat sanksi dari manajemen timnya, jika terbukti bersalah dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Hal itu diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Persija, Ferry Paulus.

Sebelumnya, media Australia, News.com.au, memberitakan bahwa Simic mendapat tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita. Kasus ini bermula ketika Simic dan Persija terbang ke Australia lewat Jakarta via Denpasar Bali. Di pesawat, Simic diduga melakukan pelecehan seksual.

Persoalan ini membuat Marko Simic harus menghadap pengadilan, tepatnya di Daerah Downing Centre Sydney pada Selasa (12/2). Untungnya, Simic masih dapat bermain ketika Persija menghadapi Newcastle Jets pada babak eliminasi kedua Liga Champions Asia, Selasa (12/2), di Hunter Stadium. Sayang, Simic tidak dapat berbuat banyak. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu kalah 1-3 dari tuan rumah dan tersingkir dari turnamen.

Baca Juga:

Kesaksian Jakmania di Australia Melihat Marko Simic Disoraki, Apa Penyebabnya?

Sambil Terima Kasih kepada Suporter, Ivan Kolev Beberkan Penyebab Persija Kalah dari Newcastle Jets

Bobotoh hingga Aremania bersama Jakmania Dukung Persija di Australia Lawan Newcastle Jets

Paspor Simic ditahan Imigrasi Australia. Persoalan ini pun berbuntut panjang, dengan Simic harus bertahan di Australia sampai sidang berikutnya pada 9 April.

"Sangat merugikan bagi Persija dari sisi kredibilitas dengan kasus hukumnya. Apalagi kasus seperti ini sudah pernah ada gonjang-ganjing di Indonesia. Tapi, apapun itu ceritanya Persija pada posisi asas praduga tak bersalah harus dikedepankan," tutur Ferry Paulus.

"Kan kita juga tidak tahu seperti apa nanti tindakan hukum. Kalau memang dia bersalah, kita bisa sampaikan teguran atau sanksi. Tapi, kalau ini adalah masalah panjang dan ada hukuman dari sisi waktu panjang, ya kami di internal harus melihat apa tindakan yang harus kita ambil," tambahnya.