BolaSkor.com - Gelandang serang berpaspor Jerman, Mesut Ozil, kariernya semakin tak menentu di Arsenal setelah absen bermain kontra Liverpool di Premier League. Dr Erkut Sogut, agen Ozil, membahas karier dan masa depan kliennya itu.

Sebagaimana dilansir Mirror dan Football.London, Sogut menegaskan bahwa Ozil akan tetap bertahan dengan Arsenal, meski ia ditaksir oleh Fenerbahce dan klub MLS (Major League Soccer), DC United. Ozil ingin melanjutkan karier dengan klub yang sudah dibelanya dari 2013 itu.

Namanya memang jadi buah bibir di bursa transfer musim panas ini. Selain absen melawan Liverpool, Ozil dan istrinya, Amine Gulse, disinyalir juga tidak lagi kerasan tinggal di London Utara setelah beberapa waktu lalu jadi korban perampokan bersenjata.

Baca Juga:

Dua Tersangka Ditangkap Polisi atas Insiden di Rumah Mesut Ozil

Mesut Ozil dan Sead Kolasinac Masih Trauma Pasca Insiden Penodongan di London

Mustahil Klub Turki Bisa Datangkan Mesut Ozil

Mesut Ozil

Apalagi musim lalu, Arsenal sudah mulai kesabaran dengannya karena ia sering cedera dan inkonsisten bermain. Penampilannya itu tidak sesuai ekspektasi dengan pemain berkualitas sepertinya yang pernah menjuarai Piala Dunia 2014.

Apabila Ozil pergi dari Arsenal, maka Unai Emery, pelatih Arsenal, tidak akan merasakan kehilangan karena tim punya dua pemain kreatif yang juga berposisi sebagai gelandang serang: Dani Ceballos dan Henrikh Mkhitaryan.

Fenerbahce bisa jadi mundur dari perburuan karena mereka pernah membuat pernyataan tak sanggup membayar gajinya. Tapi, isu kepergian Ozil masih santer beredar selama bursa transfer musim panas masih dibuka.

Charlie Nicholas, legenda Arsenal, juga menyayangkan kesulitan Ozil di Arsenal belakangan ini, mengingat besarnya kualitas yang dimilikinya.

"Ini jelas menjadi cerita yang sangat menyedihkan karena dia pesepakbola yang sangat bertalenta. Tapi, pesepakbola bertalenta dalam permainan sepak bola modern, tidak boleh ada tamu yang lewat (kualitas bermainnya langka di era sepak bola modern)," tutur Nicholas.

"Dia sedikit mengorbankan permainannya untuk membantu orang lain, tapi ini tidak bekerja karena beberapa pemain tak paham apa yang diinginkannya. Cerita sedihnya dia tidak terlihat pada laga-laga besar," pungkasnya.