BolaSkor.com- Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), masih menyoroti masalah kemacetan di DKI Jakarta saat Asian Games 2018 bergulir. Kondisi ini bisa menghambat transportasi atlet dari wisma menuju venue jika tidak segera diatasi.

Masalah kemacetan sebelumnya menjadi perhatian Olympic Comitee Asia (OCA). OCA meminta setiap penjemputan atlet dari wisma ke venue tak memakan waktu lebih dari 30 menit.

Berbagai solusi juga sudah dilakukan dan diuji coba Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) dan Kementerian Perhubungan. Dari berbagai uji coba yang dilakukan, waktu tempuh tercepat dari wisma atlet ke venue masih sekitar 45 menit.

"Ini bagaimana mengangkat 15 ribu orang per hari dengan tepat waktu. Artinya polisi butuh setidaknya mempercepat 15 menit untuk mencapai keadaan normal dari yang semula jika macet 45 menit menjadi sekitar 30 menit," ujar Jusuf Kalla saat menghadiri acara Global Forum Asian Games di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5).

"Jadi DKI butuh manajemen pengaturan lalu lintas yang baik. Apabila tidak, semua program bisa kacau. Saya yakin kalau bicara tentang lalu lintas Insyaallah bisa diatasi. Masyarakat juga harus paham," sambungnya.

Untuk mengurangi kemacetan, INASGOC juga telah mengampanyekan budaya berjalan kaki untuk masuk ke kawasan Gelora Bung Karno pada test event Asian Games 2018, 8-15 Februari. Setiap pengunjung yang ingin masuk ke venue diharuskan berjalan kaki lewat pintu plaza barat.

Selain itu, penertiban pedagang di sekitar daerah Senayan juga bakal dilakukan. Hal ini sesuai dengan arahan Dewan Olimpiade Asia (OCA) yang ingin area venue Asian Games steril hingga tiga kilometer. OCA tidak akan menoleransi kendaraan yang mengunakan emisi gas buang masuk ke kawasan Gelora Bung Karno.