Pique (Meksiko 1986)

Maskot jeruk pada Piala Dunia 1982 di Spanyol rupanya menjadi inspirasi bagi tuan rumah berikutnya, Meksiko. Ya, jika pada gelaran sebelumnya pada 1970 Meksiko memilih anak kecil, kini mereka memilih jalapeno. Jalapeno adalah cabai yang menjadi ciri khas masakan Meksiko.

Untuk menguatkan identitas Meksiko pada maskot bernama Pique itu, buah jalapeno pun diberi kumis yang melintang dan topi Sombrero. Nama Pique sendiri dipilih karena berasal dari kata picante yang berarti cabai.


Ciao (Italia 1990)

Dibandingkan gelaran sebelumnya, Piala Dunia 1990 di Italia dikatakan memiliki maskot terbaik. Italia tak mau mengikuti tren maskot-maskot sebelumnya yang berupa binatang, anak kecil, atau buah.

Pada Piala Dunia 1990, mucul maskot bernama Ciao. Untuk pertama kalinya maskot Piala Dunia bukan berupa mahluk hidup. Ciao merupakan susunan balok yang membentuk sosok pemai sepak bola. Hal ini terkait dengan pemainan tetris yang pada era itu sedang naik daun.

Masing balok terdiri tiga bagian dengan warna sesuai dengan bendera Italia, merah-putih-hijau. Ciao sendiri diambil dari ucapan salam khas Italia.


Striker (Amerika Serikat 1994)

Meski sepak bola bukan olahraga utama, Amerika Serikat terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994. Pada gelaran ini AS memilih anjing sebagai maskot. Seekor anjing yang mengenakan seragam berwarna merah, putih, dan biru bertuliskan USA 94 itu diberi nama Striker.

Anjing dipilih karena hewan ini merupakan peliharaan favorit masyarakat Amerika Serikat.