BolaSkor.com - Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mulai hilang kepercayaan akan timnya. Tak seperti jargon yang didengungkan, Yamaha ternyata tak semakin di depan.

Pada kenyataannya, Vinales justru semakin mundur bersama Yamaha. Setelah berhasil meraih pole position pada sesi kualifikasi MotoGP San Marino, hasil yang didapat rider asal Spanyol itu berbalik 180 derajat saat balapan.

Vinales tak bisa memertahankan posisi terdepan. Sejak awal lomba, rider berjuluk Top Gun itu terus merosot hingga akhirnya harus puas finis di urutan keenam.

“Saya berubah dari yang tadinya pembuat rekor lap menjadi sebuah cone di lintasan untuk pembalap lain,” ujar Vinales dikutip dari Motosport.

Baca Juga:

MotoGP: Bisa Salip Rossi, Mir Bangga Tak Terkira

Franco Morbidelli, Ular Binaan Valentino Rossi yang Mulai Menggigit

“Jadi, sangat sulit sebagai pembalap untuk percaya dan terus termotivasi karena apa lagi yang bisa saya lakukan?" imbuh dia.

Kekesalan Vinales tampaknya sudah memuncak, ini bukan kali pertama ia merebut pole position dan justru gagal finis. Sebelumnya, hal serupa terjadi di Austria.

“Apakah saya perlu mengubah gaya berkendara saya sebanyak 70 kali dalam satu pekan agar motornya bekerja dengan baik?" ujar Vinales.

Vinales memang gagal meraih podium, tetapi wajah Yamaha terselamatkan di MotoGP San Marino berkat Franco Morbidelli. Rider asal Italia itu berhasil keluar sebagai pemenang.

Padahal, Morbidelli memulai balapan dari belakang Vinales. Anak didik Valentino Rossi itu start dari urutan kedua.

Situasi Morbidelli membuat Vinales berlajar satu hal yakni tak perlu terlalu ambisius saat sesi kualifikasi.

“Saya harus terbiasa dengan ini dan tidak terlalu antusias ketika melakukan kualifikasi,” ujar Maverick Vinales.