BolaSkor.com - AC Milan resmi memecat Maro Giampaolo dari kursi pelatih. Keputusan tersebut semakin membuktikan tak mudah menjadi pelatih Rossoneri.

AC Milan adalah satu di antara klub yang punya sejarah panjang di Italia dan Eropa. Rossoneri kerap menjadi yang terbaik di antara klub lainnya.

Namun, perlahan-lahan catatan manis tersebut mulai tak terukir kembali dalam beberapa musim terakhir. Terutama, setelah Massimiliano Allegri angkat kaki pada Januari 2014.

Baca Juga:

Depak Marco Giampaolo, AC Milan Dikabarkan Tunjuk Stefano Pioli sebagai Pelatih Baru

Deretan Nama yang Masuk Bursa Pelatih Anyar AC Milan

Belum Mulai Melatih AC Milan, Warganet Sudah Minta Stefano Pioli Hengkang

Gennaro Gattuso

AC Milan mengalami sejumlah masalah di antaranya adalah manajemen tim yang tak solid. Selain itu, dari sisi pendanaan, Rossoneri juga tidak bisa berbangga diri.

Situasi yang ada jelas membuat siapa pun pelatih Milan berada dalam posisi sulit. Sang pelatih perlu membuktikan diri dengan skuat dan keuangan seadanya. Tak heran, kemampuan individu dari sang pelatih lah yang bisa dijadikan pembeda.

Sejak Allegri, Milan sudah menggaet enam pelatih berbeda. Secara berurutan, pelatih-pelatih itu adalah: Clarence Seedorf, Filipo Inzaghi, Sinisa Mihajlovic, Vincenzo Montella, Gennaro Gattuso, dan Marco Giampaolo.

Berdasarkan statistik, dari daftar itu, Gattuso adalah pelatih terlama yang menukangi Milan. Sang mantan pemain berada di belakang kemudi Rossoneri selama 547 hari. Sedangkan, Giampaolo menjadi yang tercepat usai hanya 111 hari menukangi Milan.

Durasi tersebut membuktikan Milan memang gemar gonta-ganti pelatih. Ketika sedang terpuruk, tidak jarang pelatih Milan akan dijadikan kambing hitam.

Vincenzo Montella adalah pelatih dengan persentase kemenangan tertinggi. Selama 514 hari melatih, Montella menorehkan rata-rata kemenangan mencapai 52 persen. Ia juga merupakan satu-satunya pelatih yang bisa meraih gelar.

Kini, AC Milan dikabarkan akan menunjuk Stefano Pioli sebagai allenatore anyar. Tak pelak, beban berat berada di pundak eks pelatih Inter Milan tersebut.