BolaSkor.com - Bursa transfer musim panas 2021 akan selalu diingat dalam sejarah sepak bola (selain musim panas 2018). Musim panas 2021 adalah waktu kala legenda sepak bola Barcelona, Lionel Messi hengkang.

Membicarakan Messi selayaknya membahas sang rival, Cristiano Ronaldo. Apalagi La Pulga sudah berada di Barcelona (sejak La Masia) sejak usia 13 tahun dan promosi pada 2004. Setelahnya menjadi cerita yang mengukir sejarah besar klub.

Messi sudah memenangi enam Ballon d'Or, 10 titel LaLiga, dan empat trofi Liga Champions. Kepergiannya tak disangka sebelumnya, sebab Messi dan Barca sudah mencapai kata sepakat teken kontrak baru.

Akan tapi karena adanya regulasi dari LaLiga mengenai pembatasan gaji pemain dan pengeluaran klub, kontrak baru Messi urung terjadi. Messi berstatus free agents dan bisa direkrut klub mana pun.

Baca Juga:

Breaking News: Lionel Messi Tinggal Teken Kontrak dengan PSG

Membingkai Karier Lionel Messi di Barcelona dalam Angka

Gaji dan Persiapan Mewah PSG untuk Lionel Messi

PSG Dream Team (Marca)

Klub mana pun memang bisa merekrutnya, tetapi yang dapat membayar gaji Messi? Tidak banyak. Sejauh ini hanya PSG yang 'berani' menghubungi Messi dan coba merekrutnya, dan mereka, pada dasarnya memang mampu membayar gaji Messi.

PSG, menurut Fabrizio Romano, menawarkan 35 juta euro (plus bonus) untuk gaji Messi per musim dengan kontrak hingga 2023 dan opsi perpanjang setahun.

Jika jadi bergabung dengan PSG maka julukan Les Galactiques atau Los Galacticos, merujuk pada skuad bertabur bintang, sudah resmi dimiliki tim arahan Mauricio Pochettino. Dari belakang ke depan skuad mereka bertabur bintang, mari bersama menilik skuad PSG.

1. Kiper dan Lini Belakang

Gianluigi Donnarumma

PSG sudah memiliki kiper bagus yang telah meraih sukses di Real Madrid, Keylor Navas. Kualitas kiper Kosta Rika tak perlu diragukan lagi terlebih dengan kesuksesan memenangi tiga titel Liga Champions dan satu LaLiga.

Kini kekuatan itu bertambah dengan hadirnya Pemain Terbaik Piala Eropa 2020, Gianluigi Donnarumma. Penjaga gawang berusia 22 tahun meninggalkan AC Milan setelah enam tahun membela klub dan jadi aset jangka panjang PSG.

Dua kiper bersaing jadi yang terbaik dan keduanya punya kualitas top. Posisi kiper aman. Beralih ke depan mereka ada kombinasi mengerikan pemain muda, berbakat, dan berpengalaman.

Hadirnya Sergio Ramos, legenda Real Madrid akan semakin menambah kekuatan PSG di lini belakang. Ramos menjanjikan kualitas dan pengalaman besar serta jiwa kepemimpinan.

Sergio Ramos

Ramos, Marquinhos, Presnel Kimpembe, sudah menjadi jaminan ketangguhan di lini belakang. Lalu posisi bek kiri ada dua pemain yang bersaing di sana, Juan Bernat dan Layvin Kurzawa, sementara di kanan posisi ini semakin kuat.

PSG mengeluarkan 71 juta euro untuk merekrut Achraf Hakimi dari Inter Milan. Hakimi akan menghidupkan sisi kanan permainan PSG dengan kekuatannya membantu serangan, kecepatan dalam bertahan. Persaingan di area ini ketat karena ada Hakimi dan Thilo Kehler. Kiper dan Lini belakang dipenuhi kedalaman dan kualitas.

2. Lini Tengah

Georginio Wijnaldum

PSG mendatangkan Georginio Wijnaldum dengan gratis setelah kontraknya berakhir di Liverpool. Kualitas dan pengalaman Wijnaldum semakin menambah kedalaman area tengah yang sedianya sudah kuat.

Marco Verratti, Leandro Paredes, Ander Herrera, Idrissa Gueye, merupakan nama-nama yang sudah ada di lini tengah PSG sebelum Wijnaldum. Bahkan jika diperlukan Marquinhos bisa jadi gelandang bertahan. Jadi, Mauricio Pochettino memiliki banyak opsi di lini tengah.

3. Lini Depan

Lionel Messi dan Neymar

Salah satu area yang akan mendapatkan sorotan lebih. Jika Messi bergabung maka itu seperti mengulangi momen ketika Barcelona memiliki Luis Suarez, Neymar, dan Messi. Juga Liverpool dengan Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino.

Trisula Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe akan menjadi momok bagi pertahanan tim lawan. Ketiganya menyajikan kualitas, talenta, teknik bermain, dan kecepatan.

Belum lagi dengan adanya pemain-pemain ofensif lain seperti Angel Di Maria, Pablo Sarabia, Julian Draxler, hingga Mauro Icardi. Segala kemewahan itu menjadikan PSG sebagai Les Galactiques di Eropa saat ini.