BolaSkor.com - Indonesia selalu merayakan Hari Pahlawan pada 10 November setiap tahun. Perjuangan masyarakat Surabaya mengusir sekutu di Hotel Yamato menjadi peristiwa yang dikenang sebagai Hari Pahlawan.

Beralih ke era modern, pahlawan tentu tidak muncul di medan perang. Di masa damai, pahlawan tak melulu soal mengangkat senjata dan berjuang demi negara.

Klub basket AirOne Basketball mencoba menularkan semangat kepahlawanan kepada pebasket masa depan Indonesia melalui turnamen bertajuk LeMinerale Basketball Heroes Tournament 2018 yang berlangsung di SMK Triguna, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 9-11 November 2018.

Melalui Basketball Heroes Tournament, diharapkan bakal muncul pahlawan basket baru di Indonesia. Arti pahlawan di sini merujuk kepada pemain yang bisa membanggakan tanah air di kompetisi internasional di masa depan.

"Secara tidak langsung, kami ingin menanamkan semangat berjuang kepada peserta. Mereka harus bisa mengalahkan lawan di dalam lapangan dan menjadi kebanggaan bangsa di masa depan," ujar ketua Basketbaall Heroes Tournament, Indra Sjahputra Gultom, kepada BolaSkor.com.

Basketball Heroes Tournament diikuti berbagai klub basket di Jakarta, Jawa Barat, dan provinsi lainnya. Peserta terdiri dari anak-anak kelompok umur (KU) di bawah sembilan tahun, sembilan tahun, 10 tahun, 11 tahun, dan 12 tahun.

"Generasi ini yang ke depannya bakal menjadi pahlawan Indonesia di cabang olahraga basket. Kami juga menanamkan semangat kepahlawanan dengan mengheningkan cipta saat upacara pembukaan," tutur Indra.

Basketball Heroes Tournament juga menghadirkan tiga pebasket nasional yakni Andakara Prastawa, Adhi Pratama, dan Fafa Carsera. Kehadiran mereka diharapkan bisa menjadi contoh kepada generasi muda tentang sosok pahlawan di basket.

"Adhi dan Prastawa itu pemain tim nasional Indonesia. Jadi kami ingin memperlihatkan bagaimana sosok pahlawan itu agar menjadi contoh mereka," ujar Indra.