BolaSkor.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Yeyen Tumena, bersyukur para pemain skuat Garuda tak mengalami cedera dalam laga uji coba melawan PKNS FC U-21. Seperti dijelaskannya, pertandingan rawan membuat pemain mengalami cedera.

Hal ini diutarakan setelah Timnas Indonesia menang 3-0 atas PKNS FC U-21 di Kompleks Olahraga PKNS, Kelana Jaya, Kamis (14/11) sore. Timnas Indonesia membuka keunggulan melalui gol Septian David Maulana (25'), sebelum Lerby Eliandry mencetak dua gol (80' dan 85') dalam laga yang digelar 3x30 menit, seperti dilaporkan media PSSI.

"Sebenarnya hari ini, sesuai periodisasi harus ada game, internal atau friendly. Beruntung dapat lawan. Internal game biasanya tidak termotivasi karena lawan teman sendiri. Ini bukan PKNS U-21, karena ada 8-9 pemain senior, termasuk bekas pemain Timnas malaysia," kata Yeyen Tumena melalui media PSSI.

Baca Juga:

Timnas Indonesia Menang 3-0 atas PKNS U-21 dalam Uji Coba Sebelum Jumpa Malaysia

Drama Simon McMenemy, Hilang Kabar Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia

"Bagus buat kita untuk lihat sejauh mana hasil latihan dua hari, berjalan atau tidak. Pemain sudah sedikit mengerti planning kita untuk tanggal 19 (September)," sambungnya.

Kerawanan lantaran kondisi lapangan. Apalagi permainan juga sedikit keras.

"Alhamdulillah, walau hujan dan licin, permainan sedikit keras, pemain tidak ada cedera," jelas Yeyen Tumena.

Yeyen menambahkan bahwa uji coba digelar sekaligus untuk meningkatkan kualitas serangan. "Dari komposisi yang ada, kami melihat ketajaman yang belum banyak. Bagaimana ketika menang bola, lebih tajam memberikan tekanan ke daerah lawan."

"Kemudian bagaimana chemistry antar pemain, karena tidak semua pernah bersama sehingga perlu jam bermain bersama. Kemudian coba rotasi, kemungkinan di posisi mana saja, ketika ada masalah saat pertandingan," ujarnya.

Yeyen Tumena berharap Andritany Ardhiyasa dkk. mencapai peak performance di hari pertandingan melawan Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil, 19 November, dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023.

"Sesuai periodisasi, peak performance yang kita angkat hari ini 70-80 persen, 100 persennya pada tanggal 19. Hari ini grafiknya naik, besok kita turunkan dengan recovery. Kemudian pelan-pelan naik sampai peak terbaik pada 19 November," ujarnya.