BolaSkor.com - Laga kontra Crystal Palace akan menjadi panggung debut Ralf Rangnick sebagai manajer interim Manchester United. Pecinta sepak bola tentu sudah tidak sabar melihat Setan Merah menerapkan gegenpressing.

Laga yang termasuk lanjutan Premier League 2021-2022 itu akan berlangsung di Old Trafford, Minggu (5/12) pukul 21.00 WIB. Markas kebanggaan Manchester United itu diprediksi akan penuh sesak dengan kehadiran suporter.

Rangnick memang dikenal sebagai salah satu pencetus taktik gegenpressing. Jurgen Klopp yang identik dengan gaya main tersebut bahkan terinspirasi darinya.

Baca Juga:

Ralf Rangnick Ingin Sowan ke Sir Alex Ferguson

Satu Pemain Man United yang Pernah Ingin Direkrut Rangnick ke Leipzig

5 Hal Menarik dari Wawancara Perdana Ralf Rangnick di Man United

Ralf Rangnick

Rangnick diyakini akan mengubah gaya bermain Manchester United seperti halnya Liverpool asuhan Klopp. Namun ternyata ia enggan menjanjikan hal itu terjadi secara instan.

"Para pemain Manchester United berpengalaman dan cukup pintar untuk mengetahui posisinya. Saya tidak bisa mengubah pemain yang kami miliki menjadi monster pressing seperti yang diinginkan dalam dua, tiga atau empat minggu," kata Rangnick di situs resmi klub.

"Hal yang sama terjadi pada Jurgen (Klopp) ketika dia datang di pertengahan musim dan mereka finis di urutan kedelapan atau kesembilan. Liverpool mengalami banyak cedera karena mereka tidak terbiasa dengan latihan semacam itu."

Rangnick seolah meminta penggemar Manchester United untuk bersabar. Jangan kaget jika nantinya Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menelan serangkaian hasil buruk pada periode awal.

Meski begitu, skuat Manchester United sekarang punya kualitas untuk melakukan pressing tinggi. Barisan depan mereka punya sederet pemain dengan kecepatan di atas rata-rata seperti Jadon Sancho, Mason Greenwood, dan Marcus Rashford.

Hal ini setidaknya akan membantu tugas Rashford. Meskipun gegenpressing membutuhkan pergerakan satu tim secara kompak.

“Anda harus menyadari pemain seperti apa yang Anda miliki dan di mana mereka berdiri. Saya tidak bisa meminta hal-hal dari mereka yang tidak dapat mereka berikan saat ini," tambahnya.

Laga kontra Palace akan jadi momentum Rangnick mencoba menerapkan filosofinya di Manchester United. Sang calon lawan kebetulan punya rekor cukup baik dalam beberapa pertemuan terakhir.