BolaSkor.com - Dua pengumuman penting dirilis Manchester United dalam beberapa jam lalu. Setan Merah batal mengikuti Liga Super Eropa dan Ed Woodward mundur dari jabatannya sebagai wakil ketua eksekutif klub.

Woodward memang baru akan resmi meletakkan jabatannya pada akhir tahun ini. Namun pekulasi beredar bahwa mundurnya Manchester United dari Liga Super Eropa menjadi alasan utama kepergiannya.

Woodward merupakan salah satu orang kepercayaan keluarga Glazer, pemilik Manchester United. Ia sudah mengabdi untuk kubu Old Trafford sejak 2005 atau setelah Malcolm Glazer resmi membeli saham mayoritas klub tersebut.

Baca Juga:

Man United Batal Ikut Liga Super Eropa, Ed Woodward Mundur

Liga Super Eropa Respons Pengunduran Diri Wakil Premier League

Wakil Premier League Ramai-ramai Mundur dari Liga Super Eropa

Peran Woodward awalnya tak terlalu terlihat di Manchester United. Sosoknya basu disorot saat ditunjuk menggantikan David Gill sebagai CEO pada 2013.

Dengan peran baru tersebut, Woodward bertanggung jawab dalam urusan transfer pemain. Nama-nama seperti Angel Di Maria, Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, hingga Bruno Fernandes merupakan salah satu bukti kerja kerasnya di bursa transfer.

Namun kinerja Woodward dianggap tidak cukup baik oleh suporter Manchester United. Hal itu tak lepas dari banyaknya pemain incaran yang gagal diboyong.

Suporter Manchester United bahkan sempat mengepung kediaman Woodward pada januari tahun lalu. Hal itu sebagai bentuk protes dari lambannya kinerja klub di bursa transfer.

Dilansir dari Manchester Evening News, Woodward ternyata memang sudah berniat mundur dari jabatannya sejak November lalu. Tahun 2021 dinilainya menjadi waktu yang tepat untuk mewujudkan hal itu.

Menariknya, pengunduran diri Woodward diumumkan berdekatan dengan batalnya Manchester United tampil di Liga Super Eropa. Yang bersangkutan tentu turut terlibat dalam keputusan ini.

Ada kabar Woodward tak setuju dengan keputusan Manchester United mundur dari Liga Super Eropa. Ia juga berseteru dengan perwakilan pemain karena hal ini.

Pengunduran diri mungkin menjadi bentuk protes Woodward kepada klub. Namun bisa jadi ia melihat adanya resiko besar dari keputusan batal ambil bagian di Liga Super Eropa.

Seperti diketahui, Liga Super Eropa awalnya menjadi solusi cepat untuk menghindari klub-klub besar dari ancaman kebangkrutan. Dana segar dengan jumlah fantastis yang dijanjikan jika ambil bagian di kompetisi ini bisa membuat neraca keuangan Manchester United menjadi lebih seimbang.

Menurut The Times, Woodward diklaim sebagai salah satu aktor utama berdirinya Liga Super Eropa. Hal itu tak lepas dari terlibatnya JP Morgan, perusahaan Bank Amerika Serikat bekas tempat pria berusia 49 tahun tersebut bekerja sebagai sponsor utama kompetisi.

Musuh UEFA dan Premier League

Kisruh Liga Super Eropa ini juga semakin membuat citra Woodward semakin buruk. Ia bahkan kini menjadi salah satu sosok yang paling dibenci oleh Premier League dan UEFA.

Perwakilan klub-klub Premier League bahkan meminta operator kompetisi memberikan hukuman kepada Woodward dan pejabat klub lain yang terlibat dalam polemik Liga Super Eropa. Hal itu dianggap lebih masuk akal ketimbang menghukum klubnya.

Presiden UEFA, Alexander Ceferin juga sangat marah kepada Woodward. Hal itu karena sebelum Liga Super Eropa dirilis, yang bersangkutan mendukung sejumlah terobosan yang akan dilakukan Liga Champions.

"Dia menelepon saya Kamis malam lalu mengatakan dia sangat puas dan sepenuhnya mendukung reformasi (Liga Champions). Satu-satunya hal yang ingin dia bicarakan adalah Financial Fair Play, ketika jelas dia sudah menandatangani sesuatu yang lain," kata Ceferin.

Kondisi ini juga bisa menjadi alasan Woodward untuk mengundurkan diri. Hubungan yang kurang sehat dengan rekan bisnis bukan kondisi ideal untuk menjalankan pekerjaannya.

Langkah serupa kabarnya juga akan dilakukan presiden Juventus, Andrea Agnelli. Yang bersangkutan siap mundur dari jabatannya andai Liga Super Eropa batal digelar dan Bianconeri kembali ke UEFA.