BolaSkor.com - Presiden Real Madrid, Florentino Perez menegaskan jika strateginya adalah memperkuat klubnya untuk saat ini dan masa depan dengan merekrut pemain muda berkualitas.

Masuknya Brahim Diaz dari Manchester City di bursa transfer Januari menjadi bagian dari rencana sang presiden. "Brahim Diaz memunyai talenta spesial. Dia mewakili nilai klub, kualitas, magis, dan kepribadian," ujar Perez saat perkenalan Diaz.

Baca Juga:

Dari 'Ball Boy' ke Panggung Santiago Bernabeu

Profil Rekrutan Anyar Real Madrid, Brahim Diaz

Brahim Diaz

Diaz memang menjadi salah satu komoditas yang paling diminati di bursa transfer. Madrid sukses menyisihkan banyak klub yang ikut memburunya.

Banyaknya klub yang berminat tidak lepas dari bakat yang dimiliki pemain berusia 19 tahun ini. Sebagai pemain tengah, Brahim Diaz lebih dari seorang playmaker. Diaz gelandang yang mampu menyerang dari semua area berkat skill mengolah bola dan kecepatannya.

Memulai karier sebagai sayap kiri saat di Manchester City, Diaz sangat lihai dalam urusan menggiring bola. Tidak hanya itu, dia juga memiliki akurasi tinggi dalam melepaskan tembakan lewat kedua kakinya.

Yang menjadi pertanyaan, posisi mana Brahim Diaz akan bermain di Madrid? Siapa pemain yang menjadi pesaingnya?

Dengan gaya permainan dan kemampuan yang dimiliki, Diaz dapat bermain di lini tengah ataupun barisan serang Madrid. Tidak sedikit pengamat yang percaya Diaz akan menjadi pesaing bagi pemain Madrid lain yang menempati lini tengah, entah di sentral ataupun di kedua sisi.

Tidak hanya itu, seperti yang sudah diungkap, Diaz juga bisa memainkan peran sebagai sayap, di kedua sisi, karena dia bisa bermain dengan kedua kakinya.

Berbeda dengan pesaingnya di sektor sayap, Lucaz Vazquez, Marco Asensia, Gareth Bale, dan Vinicius Junior yang hanya satu dimensi, Diaz adalah pemain multidimensi.

Bagaimana di posisi gelandang tengah? Diaz juga akan menjadi pesaing kuat pemain lama Madrid seperti Isco dan Dani Ceballos. Bagi pelatih Madrid, masuknya Diaz akan menambah opsi di lini ini.

Selama ini, gelandang serang Madrid seperti Isco, bahkan Luka Modric hampir tidak pernah ditampilkan sebagai penyerang, di posisi nomor 9. Sedangkan Diaz diyakini bisa melakukannya. Pergerakannya, dengan atau tanpa bola, serta naluri mencetak gol yang seperti ujung tombak, membuat Diaz tidak akan kesulitan menjadi penyerang.

Bisa bermain di lebih dari satu posisi dan sisi lapangan itulah yang menjadi alasan banyak klub di Eropa membidik pemain kelahiran Malaga itu.

Saat ini, posisi di lini tengah dan depan Madrid terbilang padat. Pemain macam Vinicius, Asensio, bahkan Isco harus bersabar mendapatkan menit bermain dari Solari.

Apakah Diaz akan mampu langsung menembus skuat utama Los Blancos atau masih membutuhkan waktu, bahkan gagal mendapatkan menit bermain? Menarik ditunggu kiprahnya.