BolaSkor.com - Duel Juventus kontra Napoli pada ajang Piala Super Italia 2020-2021 menjadi momentum bertemunya dua sahabat, Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso. Namun keduanya akan dipaksa untuk saling mengalahkan karena berbeda kubu.

Pirlo yang kini menjabat sebagai pelatih Juventus akan beradu taktik dengan Gattuso yang menangani Napoli. Ini pertemuan perdana keduanya sebagai juru taktik.

Namun secara moral, Gattuso tengah berada di kondisi yang jauh lebih baik ketimbang Pirlo. Ia baru saja membawa Napoli berpesta enam gol tanpa balas ke gawang Fiorentina dalam lanjutan Serie A, akhir pekan kemarin.

Baca Juga:

5 Pemain Napoli yang Bisa Menjadi Momok Pertahanan Juventus

Tertangkap Kamera Cium Logo Juventus, Arturo Vidal Coba Mengelak

Prediksi Juventus Vs Napoli: Gengsi dan Balas Dendam

Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso

Sebaliknya, Juventus justru baru saja menelan kekalahan saat bertandang ke markas Inter Milan. Hasil minor tersebut membuat Pirlo berada di bawah tekanan.

Namun kondisi temannya tersebut nampak tidak mau diambil pusing oleh Gattuso. Ia siap menambah derita Pirlo dan menambah jumlah koleksi trofinya untuk Napoli.

“Kami adalah teman baik, kami mengalami saat-saat indah di dalam dan di luar lapangan. Namun ini adalah pertandingan sepak bola, jadi biarkan tim terbaik menang," kata Gattuso pada sesi jumpa pers jelang laga.

"Namun apapun yang terjadi, kami tetap akan menjadi teman baik setelah peluit akhir. Kami biasa berbicara lebih banyak setelah pertandingan, dia bahkan cukup menyebalkan, tapi saya rasa dia sedang sibuk sekarang."

Secara teknis, Gattuso menganggap punya filosofi permainan yang mirip dengan Pirlo. Hal itu tak lepas dari lamanya mereka berduet di lapangan.

Namun Gattuso enggan sesumbar meski lebih dulu beralih profesi menjadi pelatih ketimbang Pirlo. Pria berusia 43 tahun tersebut yakin pertandingan akan berjalan menarik,

“Kami memiliki visi yang sama tentang sepak bola, kami berdua suka bermain dari belakang dan mencari sesuatu yang baru, yang selama bertahun-tahun kami lihat tim Spanyol melakukannya," tambahnya.

“Juve adalah tim yang luar biasa dan kami tidak boleh membuat kesalahan dengan berpikir mereka dalam masalah.”