BolaSkor.com - Kasta tertinggi kompetisi sepak bola Jepang, J1 League selalu menghadirkan rasa penasaran bagi pencinta sepak bola dunia, khususnya di Indonesia. Banyak yang belum tahu mengenai asal-usul atau arti nama klub peserta J1 League.

Nama klub di J League saat ini biasanya adalah paduan dari dua atau lebih kata, menunjukkan kota atau tempat berasal dan bahasa asing yang menunjukkan nilai-nilai klub.

Bahasa asing memang jadi ciri khas kebanyakan nama klub di J League saat ini. Bahasa Spanyol, Italia, dan Inggris jadi beberapa bahasa yang sering digunakan orang-orang Jepang untuk memberi nama klub-klub mereka.

Baca Juga:

7 Pemain Kamboja, Filipina, Singapura, dan Timor Leste di J League

3 Pemain Malaysia yang Berkiprah di J League

Berikut asal usul dan arti 20 nama klub peserta J1 League musim ini:

1. Avispa Fukuoka

Avispa Fukuoka adalah tim yang berasal dari Hakata, Prefektur Fukuoka di Pulau Kyushu. Avispa adalah Bahasa Spanyol yang berarti tawon, memang klub Jepang tak jarang menggunakan bahasa asing untuk penamaan klub mereka. Nama ini pula yang membuat mereka mendapat julukan Hachi, yang juga berarti serangga sejenis tawon.

2. Cerezo Osaka

Pada tahun 1993, tim yang sebelumnya bernama Yanmar Diesel ini berubah nama menjadi Cerezo Osaka, nama yang dipilih berdasarkan kontes yang dilakukan secara publik.

Cerezo adalah Bahasa Spanyol untuk pohon ceri. Nama ini dipilih karena lambang kota Osaka: Bunga Sakura. Sakura yang juga dianggap sebagai bunga nasional Jepang adalah salah satu jenis pohon ceri yang endemik di Jepang.

Hal ini pula yang membuat Cerezo Osaka punya julukan "Sakura" dan mengenakan jersi berwarna merah muda sebagai seragam utama.

3. FC Tokyo

FC Tokyo adalah tim J.League yang berasal dari Chofu, Tokyo. Klub ini jadi satu dari empat tim di J League yang namanya "hanya" Football Club, tanpa memiliki nama panjang.

FC Tokyo didirikan pada 1935 oleh Tokyo Gas, perusahaan gas terbesar di Jepang saat ini.

Kemudian pada tahun 1999, beberapa perusahaan besar di Tokyo menggabungkan kekuatan dan membentuk FC Tokyo agar bisa bersaing di J League.

4. Gamba Osaka

Gamba Osaka adalah klub J.League yang berasal dari Suita, Prefektur Osaka.

Nama Gamba dari klub ini diambil dari Bahasa Italia yang berarti "kaki" dan juga Bahasa Jepang "Ganbaru" (dibaca: gambaru) yang berarti "lakukan yang terbaik".

Memiliki seragam utama hitam dan biru, Gamba Osaka memiliki julukan Nerazzurri, sama seperti Inter Milan di Liga Italia karena warna di jersi mereka.

5. Hokkaido Consadole Sapporo

Hokkaido Consadole Sapporo adalah tim yang berasal dari Sapporo di Pulau Hokkaido dan jadi tim paling utara di Meiji Yasuda J1 League musim ini.

Nama Consadole diambil dari dua kata: Consado dan Ole. Consado adalah permainan kata dari Bahasa Jepang "Dosanko" yang berarti "Orang-orang asal Hokkaido".

Sedangkan Ole adalah ungkapan dalam Bahasa Spanyol untuk memberikan semangat kepada seseorang atau sesuatu.

Baca Juga:

3 Pemain Malaysia yang Berkiprah di J League

4 Pemain Vietnam Pernah Bermain di J League, Ada Messi Asia Tenggara

6. Kashima Antlers

Kashima Antlers berasal dari Kashima, Prefektur Ibaraki, yang juga bagian dari Greater Tokyo Area alias Area Metropolitan Tokyo.

Antlers diambil dari nama kota mereka, Kashima, yang berarti "Pulau Rusa". Rusa jantan identik memiliki tanduk atau dalam Bahasa Inggris, "Antlers".

7. Kashiwa Reysol

Kashiwa Reysol adalah klub J.League yang berasal dari Kashiwa di Prefektur Chiba. Kota ini terletak di Greater Tokyo Area atau Area Metropolitan Tokyo.

Nama Reysol diambil dari gabungan dua kata Bahasa Spanyol, Rey dan Sol, yang berarti "Raja Matahari". Nama ini diambil karena perusahaan pendiri, Hitachi, sering dikait-kaitkan dengan matahari.

Hal-hal ini yang membuat Kashiwa mendapat julukan Taiyo-O, Bahasa Jepang yang berarti Raja Matahari.

8. Kawasaki Frontale

Kawasaki Frontale berasal dari Kota Kawasaki di Prefektur Kanagawa dan didirikan pada 1955 oleh perusahaan Fujitsu.

Mereka berganti nama pada 1997, Frontale diambil dari Bahasa Italia yang berarti "Frontal".

Warna jersi dan logo diambil dari klub asal Brasil, Gremio, yang membuat mereka mendapat julukan "Gremio dari Jepang".

9. Nagoya Grampus

Berasal dari Nagoya di Prefektur Aichi, nama klub Nagoya Grampus diambil dari simbol paling terkenal dari kota ini.

Grampus diambil dari lambang dua lumba-lumba grampus emas yang ada di atas Kastil Nagoya.

Grampus grisues merupakan salah satu spesies lumba-lumba yang ada di dunia dan dikenal dengan nama "Lumba-lumba Risso".

10. Oita Trinita

Meski berasal dari Kota Oita, Oita Trinita juga mendapat banyak dukungan dari kota-kota di sekitarnya dan hampir seluruh Prefektur Oita.

Klub ini berdiri pada 1994 sebagai Oita Trinity, meski kemudian harus berganti nama menjadi Oita Trinita pada 1999 karena masalah hak cipta.

Trinita diambil dari terjemahan nama asli mereka ke Bahasa Italia. Koneksi Italia memang sangat terasa dengan julukan Azzurro (Biru Langit) serta Camenaccio untuk mereka.