BolaSkor.com - Rivalitas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo pernah mewarnai gelaran Piala Super Spanyol. Duel terakhir kedua megabintang tersebut di ajang ini bahkan berlangsung seru.

Barcelona akan kembali bertemu Real Madrid pada ajang Piala Super Spanyol edisi terbaru. Namun kedua musuh bebuyutan tersebut kali ini sudah harus saling bunuh pada babak semifinal di King Fahd International Stadium, Kamis (13/1) dini hari WIB.

Sejak edisi 2020, Federasi sepak bola Spanyol memang mengubah format Piala Super Spanyol. Juara LaLiga dan Copa del Rey tak otomatis tampil di final karena harus berduel pada babak semifinal kontra runner up kedua ajang yang sama.

Barcelona dan Madrid sendiri sudah bertemu 14 kali di ajang ini. Namun semuanya terjadi di final dan sebelum format baru diterapkan.

Terakhir kali momen tersebut terjadi pada tahun 2017. Saat itu Madrid berstatus sebagai juara LaLiga, sedangkan Barcelona pemenang Copa del Rey.

Baca Juga:

Prediksi Barcelona Vs Real Madrid: El Real di Atas Angin

Jelang El Clasico, Ancelotti Wanti-Wanti Pemain Madrid Pantang Jemawa

Carlo Ancelotti Punya Rapor Apik di El Clasico

Dua raksasa Spanyol itu bertemu pada final yang berlangsung dengan format kandang-tandang. Sayangnya, duel Messi dan Ronaldo hanya terjadi satu kali yang akhirnya menjadi kali terakhir mereka bertemu di ajang ini.

Momen itu terjadi saat Barcelona menjamu Madrid pada final leg pertama di Camp Nou, 13 Agustus 2017. Messi tampil sejak menit pertama, sedangkan Ronaldo memulai laga dari bangku cadangan.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane punya alasan kuat di balik keputusan tersebut. Ia menilai kondisi fisik Ronaldo belum prima karena terlambat bergabung mengikuti pemusatan latihan usai menjalani liburan.

Meski begitu, Madrid justru mampu unggul lebih dulu dalam laga ini. Gerard Pique mencetak gol bunuh diri pada menit ke-50 usai salah mengantisipasi umpan silang Marcelo.

Delapan menit setelah gol tersebut, Ronaldo masuk menggantikan Karim Benzema. Zidane tampaknya belum puas dengan keunggulan satu gol.

Lionel Messi sempat menyamakan kedudukan lewat tembakan penalti.

Namun Madrid justru kebobolan pada menit ke-77 lewat penalti Lionel Messi. Keputusan wasit menunjuk titik putih cukup kontroversial karena dari tayangan ulang terlihat jelas Luis Suarez melakukan diving.

Seolah tak mau kalah dengan rival abadinya, Ronaldo ikut mencatatkan namanya di papan skor hanya tiga menit berselang. Berawal dari umpan panjang Isco, CR7 menggiring bola di kotak penalti Barcelona dan melepaskan tembakan melengkung yang tak bisa diantisipasi Marc-Andre ter Stegen.

Ronaldo merayakan gol tersebut dengan cukup kontroversial. Ia melepas jerseynya dan menunjukkan nama serta nomor punggungnya ke tribun suporter Barcelona.

Aksi Ronaldo tersebut seolah menjadi momen pembalasan dendam. Pada akhir musim sebelumnya, Messi memang melakukan selebrasi serupa usai membobol gawang Madrid di Santiago Bernabeu.

Selebrasi Cristiano Ronaldo

Tragisnya, Ronaldo harus diusir keluar dua menit berselang usai menerima kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving. Yang pertama diberikan wasit karena selebrasi kontroversialnya.

Ronaldo sempat emosional usai diganjar kartu merah. Ia sampai mendorong wasit sebelum akhirnya pergi keluar lapangan.

Beruntung kartu merah Ronaldo tidak berefek buruk bagi Madrid. Tim tamu justru mampu menjauhkan keunggulan lewat gol spektakuler Marco Asensio di penghujung laga.

Skor 3-1 untuk kemenangan Madrid bertahan hingga laga usai. Ini menjadi modal berharga Los Blancos untuk melakoni leg kedua di kandangnya.

Madrid akhirnya tampil sebagai juara usai memenangi final leg kedua dengan skor 2-0. Namun dalam laga ini tidak ada duel Ronaldo dan Messi karena nama pertama menjalani sanksi kartu merah.