BolaSkor.com - Pada akhirnya sampai pekan 23 Premier League persaingan titel diperebutkan oleh dua klub, Manchester City dan Liverpool. Kekalahan 0-1 Chelsea dari Man City diyakini mendepak The Blues dalam jalur perebutan titel liga.

Man City arahan Pep Guardiola ada di puncak klasemen dengan raihan 57 poin dari 23 pertandingan, diikuti Liverpool dengan 48 poin dari 22 laga, dan Chelsea di peringkat tiga dengan 47 poin dari 24 pertandingan.

Persaingan titel Premier League kembali terbuka dengan hasil imbang 1-1 Man City kontra Southampton di pekan 23, sementara di markas Crystal Palace, Selhurst Park, Liverpool menang dengan skor 3-1.

Liverpool dengan menyisakan satu laga tunda terpaut sembilan poin dengan City. Dengan asumsi Liverpool memenangi laga itu maka jarak keduanya bisa terpangkas menjadi enam poin.

Baca Juga:

Crystal Palace 1-3 Liverpool: The Reds Pangkas Jarak

Kontroversi Penalti yang Didapat Liverpool, Klopp dan Vieira Beda Pendapat

Man City Terpeleset, Guardiola Tak Panik

Dalam situasi tersebut Liverpool ada pada posisi tak boleh kalah jika ingin terus memberikan tekanan kepada City dalam perebutan titel liga, dan di satu sisi berbeda, berharap City juga kehilangan poin di beberapa laga sebelum keduanya bentrok pada April mendatang.

Februari Krusial

Saat ini Premier League dan juga liga-liga Eropa lainnya memasuki fase rehat karena jeda internasional sampai awal Februari. Itu bisa digunakan pelatih-pelatih klub mengevaluasi secara singkat perjalanan tim sejauh ini.

Selain itu bagi pemain-pemain yang tak dipanggil timnas mereka bisa fokus berlatih dengan klub dan memulihkan diri agar kondisi tetap bugar.

Memasuki Februari itu juga keadaan akan semakin krusial bagi Liverpool dan Man City. Laga-laga pada Februari berpotensi membuat seru perebutan titel Premier League musim ini.

Relatif Ringan untuk Manchester City

Pada Februari empat laga yang menanti Man City adalah Brentford (10/02), Norwich City (13/02), Tottenham Hotspur (20/02), dan Everton (27/02). Jadwal-jadwal itu relatif ringan untuk The Citizens.

Brentford kerap menyulitkan tim besar tapi tim arahan Thomas Frank bak kehabisan bensin di paruh dua musim ini. Sementara Norwich sudah dikalahkan dengan skor telak oleh City di awal musim ini.

Potensi bagi City kehilangan poin ada pada laga melawan Tottenham atau Everton. Menghadapi Everton nanti akan bergantung kepada siapa manajer yang akan dikontrak tim Merseyside.

Tapi melawan Tottenham akan seru. Tottenham tim pertama yang mengalahkan City di awal musim ini di bawah arahan Nuno Espirito Santo. Tottenham kini dilatih Antonio Conte dan punya ambisi bertarung merebutkan zona Liga Champions.

Liverpool Bisa Kehilangan Poin

Diwarnai laga-laga di Piala FA, Liga Champions, dan final Piala Liga, Liverpool hanya memainkan tiga laga Premier League pada Februari yakni melawan Leicester City (11/02), Burnley (13/02), dan Norwich City (19/02).

Di antara tiga laga itu Liverpool bisa kehilangan poin justru pada laga melawan Burnley ketimbang Leicester. Melawan Leicester Liverpool bermain di Anfield, tapi kontra Burnley dimainkan di Turf Moor.

Burnley arahan Sean Dyche sudah dikenal sebagai tim yang sulit ditaklukkan karena punya pertahanan berlapis dan mengandalkan serangan balik. Butuh upaya ekstra dari Liverpool untuk meruntuhkannya.

Sementara melawan Norwich dilangsungkan di Anfield dan Liverpool seyogyanya tak punya masalah besar meraup tiga poin di laga tersebut.