BolaSkor.com - Pamor Brasil sebagai penghasil bintang sepak bola memang seakan meredup. Akan tetapi kontribusi Brasil tidak dapat dipandang sebelah mata.

Menurut penelitian yang dilakukan Centre International d'Etude du Sport (CIS) pada 2019 menyebutkan Brasil masih menjadi negara pengekspor pemain di dunia, dengan 1.600 pemain. Sebanyak 74,6 persen dari jumlah tersebut berkiprah di kompetisi-kompetisi strata tertinggi.

Jika melihat para juara liga di lima komeptisi top Eropa musim ini, akan muncul sosok pemain Brasil yang ikut berkontribusi besar.

Siapa saja para pemain Brasil tersebut dan bagaimana kiprah mereka sepanjang musim 2019-20?

Baca Juga:

5 Tim dengan Pertahanan Sulit Ditembus

Petinggi Bayern Munchen Mengamini Thiago Akan Angkat Kaki

Thiago Alcantara, Solusi Kreativitas Lini Tengah Liverpool?

1. Liverpool, Juara Premier League

Liverpool yang mengakhiri puasa gelar liga domestik selama tiga dekade diperkuat tiga pemain Brasil di tiga posisi berbeda. Ketiga pemain tersebut memberi kontribusi besar.

Alisson Becker mungkin tidak secemerlang musim lalu. Sempat absen pada beberapa pertandingan di awal musim karena cedera, Alisson kemudian kembali mengisi posisi di bawah mistar gawang untuk mencatatkan total 29 penampilan.

Secara statistik, Alisson 'hanya' mencatatkan 13 kali clean sheet, jumlah yang menurun setelah pada musim lalu mengukir 21 dari 38 penampilan. Dengan catatan 23 kali kemasukan, kemasukan satu gol lebih banyak dibanding musim lalu.

Meski demikian, keberadaan Alisson di bawah mistar gawang masih belum dapat tergantikan. Terbukti saat Adrian menggantikan Alisson yang cedera, Liverpool tersingkir di Piala FA dan Liga Champions.

Di lini tengah, ada Fabinho yang direkrut dari AS Monaco dua tahun silam. Fabinho semakin nyaman tampil dalam pola tiga gelandang di Liverpool. Bersama Georginio Wijnaldum dan kapten Jordan Henderson, Fabinho telah membentuk trio tangguh di lini tengah.

Sulit mengukur kontribusi Fabinho jika hanya berpatokan pada statistik. Fabinho minim mencetak gol atau assist. Namun, kontribusi Fabinho dalam menjadi perisai pertama di depan lini pertahanan Liverpool sekaligus penyeimbang di lini tengah tentu tidak dapat dibilang kecil.

Sementara, selama lima musim musim berseragam Liverpool, musim ini merupakan masa paling kering gol Roberto Firmino. Dia hanya mengoleksi sembilan gol di Premier League.

Meski begitu, Firmino merupakan bagian integral dari permainan Liverpool. Firmino bermain pada seluruh pertandingan Premier League musim ini.


2. Juventus, Juara Serie A

Alex Sandro

Juventus kembali membuktikan dominasinya di Serie A setelah untuk kesembilan kalinya secara beruntun menjadi kampiun.

Musim ini Juventus diperkuat trio pemain Brasil, Alex Sandro, Douglas Costa, dan Danilo. Ketiganya tidak ada yang berposisi sebagai penyerang.

Alex Sandro menjadi pemain Brasil dengan catatan penampilan terbanyak untuk Juventus. Pemain yang bisa bermain di posisi gelandang kiri dan bek kiri itu total mengukir 27 penampilan di Serie A dengan koleksi satu gol dan tiga assist.

Danilo didatangkan dari Manchester City pada awal musim. Danilo yang bisa bermain sebagai bek kanan dan bek kiri itu mencatatkan 15 penampilan untuk Bianconerri dengan koleksi dua gol. Danilo bukan pemain andalan di posisi bek kiri, ia harus bersaing ketat dengan Juan Cuadrado dan Mattia De Sciglio untuk mengisi posisi tersebut.

Sedangkan Douglas Costa menjadi pemain Brasil dengan menit bermain paling sedikit di Juventus. Mantan pemain Bayern Munchen itu hanya mengukir tujuh penampilan sebagai pemain inti. Dia memang lebih banyak berfungsi sebagai pemain pelapis.


3. Real Madrid, Juara LaLiga

Real Madrid menjadi klub juara di lima liga top Eropa dengan pemain Brasil terbanyak. Musim ini Madrid diperkuat Casemiro, Marcelo, Eder Militao, Rodrygo, dan Vinicius Junior.

Gelandang bertahan Casemiro yang telah berseragam Madrid sejak 2013 menjadi pemain Brasil dengan catatan penampilan terbanyak musim ini. Dia bermain sebanyak 35 kali dengan kontribusi empat gol dan tiga assist.

Bek kiri Marcelo menjadi pemain Brasil dengan koleksi penampilan terbanyak selanjutnya, 15 kali. Catatan penampilan tersebut menjadi jumlah penampilan semusim paling sedikit selama Marcelo membela Los Blancos.

Selain cedera pada awal musim, Marcelo yang kini berusia 32 tahun menghadapi persaingan ketat dari bek muda Prancis Ferland Mendy.

Dua gelandang serang muda, Vinicius Junior dan Rodrygo, sama-sama mencatatkan sepuluh penampilan untuk Real Madrid musim lalu. Kontribusi mereka cukup baik dengan catatan tiga gol dan satu assist untuk Vinicius serta dua gol untuk Rodrygo.

Sedangkan Eder yang menjalani musim debutnya di Madrid mencatatkan sepuluh penampilan. Sebagai pemain bertahan dia mampu tampil cukup baik saat dipercaya pelatih Zinedine Zidane untuk melapis Raphael Varane atau Sergio Ramos.


4. Bayern Munchen, Juara Bundesliga

Bayern Munchen menjadi satu-satunya klub juara liga papan atas Eropa yang hanya diperkuat satu pemain Brasil. Sosok itu adalah pemain pinjaman dari Barcelona, Philippe Coutinho.

Coutinho bukan pilihan utama di lini tengah Bayern Muenchen bagi pelatih Niko Kovac dan Hansi Flick. Di lini tengah yang diisi Corentin Tolisso, Thiago, Thomas Muller, dan Joshua Kimmich.

Coutinho mencatatkan 15 penampilan sebagai pemain inti sepanjang musim. Total pada musim 2019-20, Coutinho membukukan delapan gol dan enam assist bagi Bayern.


5. Paris Saint-Germain, Juara Ligue 1

Paris Saint-Germain (PSG) kembali mempertahankan mahkota, meski kompetisi dihentikan akibat pandemi Covid-19, diperkuat tiga pemain Brasil musim ini, yakni Neymar, Marquinhos, dan Thiago Silva.

Neymar musim ini hanya 15 kali membela PSG di Ligue 1. Jumlah catatan penampilan paling sedikit selama berseragam PSG sejak didatangkan dari Barcelona tiga tahun silam.

Akan tetapi Neymar masih mampu menyumbang 13 gol dan memberikan enam assist. Jumlah gol yang hanya kalah dari koleksi 18 gol yang diukir Kylian Mbappe.

Jumlah penampilan yang sama dengan Neymar diukir gelandang Marquinhos pada musim ini. Sebagai gelandang, Marquinhos masih mampu membukukan tiga gol dan satu assist di Liga Prancis musim ini.

Sedangkan Thiago Silva masih menjadi pilihan utama di jantung pertahanan PSG. Ia tampil sebagai pemain inti sebanyak 20 kali di Ligue 1.