BolaSkor.com - PSSI menginginkan klub Liga 1 memiliki tim putri pada 2019. Hal ini disampaikan ketika membahas perihal kiprah Timnas Wanita Indonesia di Piala AFF Wanita 2018 di Palembang.

Timnas Wanita tak bisa berbicara. Setelah hanya bermain imbang 0-0 kontra Singapura, skuat asuhan Satia Bagdja disikat Vietnam (0-6), Myanmar (1-6) sebelum kembali bermain seri melawan Filipina (3-3).

Timnas Wanita mengakhiri kiprah dengan duduk di tempat keempat dengan dua poin. Piala AFF ini dijalani sebelum terjun di cabang sepak bola putri Asian Games 2018.

"Jadi Asosiasi Sepak Bola Wanita punya tugas penting, yaitu garap ide. Bahwa sepak bola wanita tidak boleh terpisah dari sepak bola putra, seperti halnya cabang olahraga lain. Jadi kami ingin klub Liga 1 dan akan mendorong agar memiliki tim putri. Bayangkan nanti ada Persija putri melawan Arema putri, kemudian Sriwijaya putri berhadapan dengan Persib," jelas Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria.

"Itu yang harus ada. Tim teratas harus subsidi di bawahnya. Seperti AFF U-19 mensubsidi AFF Wanita di Palembang. Semua untuk pengembangan," sambungnya.

Menurut Ratu Tisha, ide di mana klub Liga 1 memiliki tim putri sedang digarap. "Mudah-mudahan tahun depan kami bisa melihat kesiapan seperti apa, ketika penggodokan selesai."

"Kami juga akan berkumpul dengan klub-klub, khusus membicarakan sepak bola wanita. Untuk menggalakkan Liga 1 Wanita pada 2019. Kami akan lihat responsnya seperti apa. Sebetulnya ada beberapa klub sudah siap, contoh sekarang Sriwijaya FC putri."

"Belum sampai ke sana (batasan usia) kajiannya. Yang penting geliat dan popularitasnya meningkat," sambung Ratu Tisha.