BolaSkor.com - Persela Lamongan memang rugi karena hanya meraup satu angka saat menjamu PSM Makassar. Bermain di depan suporter sendiri, tim Laskar Joko Tingkir hanya bermain imbang 1-1 sehingga target menang pun tak tercapai.

Meski begitu, Aji Santoso tetap bangga lantaran unggul secara permainan. PSM yang dianggapnya lekat sebagai tim dengan skema permainan ofensif, justru bermain lebih menunggu dengan berkutat di sektor tengah.

"Saya sampai tidak menyangka kalau PSM bermain lebih bertahan. Coach Robert Rene Alberts tidak mengusung skema permainan penuh menyerang seperti biasanya," kata pelatih Persela Lamongan itu.

Hal itu terlihat pada paruh kedua, ketika skor sudah sama imbang dan berpuncak pada sepuluh menit akhir. Penurunan serangan PSM juga menandakan bahwa hasil seri sudah menjadi target ideal bagi mereka.

Padahal, tim Juku Eja sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dilesakkan Ferdinand Sinaga pada menit kedua. Persela baru bisa mengatasi tekanan pada menit 13, saat sepakan Diego Assis meluncur mulus ke gawang PSM.

"Gol pertama mereka memang ada ketidaksiapan dari pemain belakang kami. Kurang koordinasi saja," ulas juru taktik Arema FC musim lalu itu.

Namun secara umum, Aji tetap memberi apresiasi kepada perjuangan anak asuhnya yang mampu menjaga rekor tak terkalahkan selama 10 laga kandang musim ini. Selama bermain di Stadion Gelora Surajaya Lamongan, Birrul Walidain dkk. sudah mengecap 6 kemenangan dan 4 imbang.

"Hasil memang cukup disayangkan. Tapi saya senang dengan perjuangan pemain yang bekerja keras sepanjang pertandingan," pungkasnya. (Laporan Kontributor Kristian Joan)