BolaSkor.com - Manajemen Manchester United sejauh ini disinyalir puas dengan kinerja manajer asal Norwegia Ole Gunnar Solskjaer. Kabarnya klub berjuluk Setan Merah menyiapkan kontrak baru untuk sang manajer.

Sebagaimana dilansir dari Mirror Man United memiliki keyakinan klub berjalan ke arah yang benar di bawah arahan mantan pelatih Molde dan Cardiff. Tidak hanya kontrak baru Solskjaer juga mendapatkan kenaikan gaji.

"Hierarki Old Trafford, dipimpin oleh Executive Vice-Chairman Ed Woodward, yakin United ada di jalur yang tepat di bawah arahan Solskjaer," demikian salah satu kalimat di Mirror.

Baca Juga:

Konflik Internal di Balik Mundurnya Nicky Butt dari Man United

Tak Puas dengan Bailly, MU Kembali Bidik Bek dari Villarreal

Man City Pernah Rekrut Tevez, MU Kini Disarankan Boyong Aguero

Ole Gunnar Solskjaer

Kontrak pelatih berusia 48 tahun menyisakan setahun lagi di Man United, tapi apabila sepakat dengan kontrak baru yang disodorkan oleh klub maka Solskjaer akan terikat selama tiga tahun ke depan plus opsi perpanjang setahun.

Gaji pria yang dulunya dikenal sebagai super-sub juga akan mengalami peningkatan dari 7,5 juta poundsterling per tahun menjadi 10 juta poundsterling per tahun atau sekiranya Rp 198 miliar.

Belum memenangi trofi

Kontrak baru dan kenaikan gaji itu memperlihatkan keyakinan penuh MU kepada Solskjaer, tapi di satu sisi berbeda menjadi pertanyaan oleh publik sebab MU belum memenangi satu pun trofi sejak ditangani olehnya.

Solskjaer menangani MU pada Desember 2018 menggantikan Jose Mourinho. Awalnya Solskjaer dikontrak sebagai manajer interim namun karena performa tim membaik dengannya ia pun menjadi manajer tetap klub.

Apabila nantinya kontrak Solskjaer diperpanjang fans berharap ada trofi yang datang ke MU, sebab klub sudah lama puasa gelar liga sejak 2013 dan belum memenangi apapun sejak Mourinho mempersembahkan titel Liga Europa dan Piala Liga pada 2017.

Dengan Solskjaer MU acapkali gagal ketika memainkan laga besar di fase krusial seperti perempat final hingga semifinal. Kegagalan itu memunculkan pertanyaan mengenai kelayakan Solskjaer melatih mantan klubnya itu.

Musim ini MU melakukannya kembali setelah perjalanan mereka kandas di perempat final Piala FA melawan Leicester City (kalah 1-3), menyisakan Liga Europa sebagai satu-satunya kans MU meraih trofi.

Sementara di liga MU mengekor rival sekota Manchester City dengan jarak yang cukup jauh (14 poin). Jika kontrak Solskjaer sudah rampung klub akan fokus membantunya dalam rekrutmen pemain di musim panas mendatang.