BolaSkor.com – Kuda pacu pertarungan perebutan titel La Liga sudah terlihat jelas dari tiga laga awal musim 2018/19. Dua kekuatan yang mendominasi Spanyol selama bertahun-tahun terakhir, Barcelona dan Real Madrid, masih jadi tim favorit dalam pertarungan meraih trofi La Liga. Keduanya sama-sama menyapu bersih tiga laga awal dengan kemenangan.

Kini, semua liga-liga top Eropa tengah rehat memasuki jeda internasional. Pasca jeda internasional berakhir, sebagian besar tim besar di Eropa akan memainkan jadwal padat di bulan September seiring partisipasi di Liga Champions (atau Liga Europa) dan juga kompetisi domestik.

Publik tentu menanti kiprah Madrid yang sudah menjuarainya tiga kali beruntun, apalagi saat ini mereka tak lagi diperkuat megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo dan juga pelatih karismatik, Zinedine Zidane. Banyak yang memprediksi mereka melemah musim ini. Salah satunya adalah megabintang Barcelona, Lionel Messi.

“Real Madrid salah satu tim terbaik di dunia dengan skuat yang hebat, (tapi) sudah jelas absennya Cristiano Ronaldo akan menjadikan mereka kurang sedikit bagus dan membuat Juventus (salah satu) favorit unggulan untuk memenangi Liga Champions,” ucap Messi baru ini.

Komentar dari Messi itu pun sampai ke telinga pelatih anyar Madrid, Julen Lopetegui. Eks pelatih timnas Spanyol memilih jawaban yang diplomatis dan cenderung memilih ‘aman’ dalam menjawab komentar Messi – yang mungkin membuat panas fans Madrid.

“Saya tidak akan meragukan para pemain Real Madrid. Kami sejauh ini melakukan segalanya dengan baik, tapi ini baru permulaan dan kami punya tiga pekan ke depan dengan Liga Champions,” tambah Lopetegui, disadur dari AS, Rabu (05/9).

“Kami telah mencapai target sembilan poin dan sekarang kami harus mereflesikan diri. Para pemain harus kembali dengan fit dan kita lihat lagi nanti apa yang akan terjadi,” urainya.

Secara kasat mata Madrid memang bisa dibilang melemah tanpa Ronaldo, yang sudah memenangi empat Ballon d’Or dan empat titel Liga Champions di Madrid. Namun, di tangan Lopetegui, Madrid bermain lebih kolektif tanpa mengandalkan satu pemain tertentu.