BolaSkor.com - Manajer Arsenal Mikel Arteta memilih untuk tidak merespons balik komentar Jose Mourinho jelang Derby London Utara. Arteta mengaku tak tertarik dengan supremasi tim terbaik di London karena ia fokus pada posisi klasemen.

Arsenal akan menjamu Tottenham pada laga yang dihelat di Emirates Stadium, Minggu (14/03) pukul 23.30 malam WIB dalam lanjutan laga Premier League. Arsenal ada di urutan 10 dengan raihan 38 poin dan Tottenham di urutan tujuh dengan 45 poin.

Jelang laga itu Arteta sempat menilai Tottenham diunggulkan jadwal karena waktu istirahat lebih, yang kemudian direspons Mourinho dengan sindiran - tipikal Mourinho - klasemen Premier League.

Baca Juga:

Sindir Arsenal, Mourinho: Saya Tak Melihat Bagian Bawah Klasemen

5 Pengkhianat di Derby London Utara

5 Momen Menarik dalam Sejarah Derby London Utara

Jose Mourinho dan Mikel Arteta

"Saya selalu melihat ke atas, bukannya ke bawah. Jika Arsenal tujuh poin di atas kami, saya akan melihat mereka. Namun, karena kami unggul tujuh angka dari mereka, saya tidak melihat ke bawah," tutur Mourinho.

"Namun, pada saat bersamaan kami selalu melihat pertandingan berikutnya. Jika itu Arsenal, Aston Villa, atau Newcastle United, pertandingan tetap punya rasa yang sama."

Arteta memilih untuk tidak menanggapi psywar Mourinho. Diakui oleh manajer Spanyol itu ia lebih memedulikan posisi di klasemen ketimbang mempertegas siapa tim terbaik di London.

"Tidak (soal siapa tim terbaik di London). Kami ingin menjadi yang terbaik - dan bukan hanya di London. Kami ingin menjadi yang terbaik di liga," tegas Arteta kepada Mirror.

"Itu adalah standar yang harus kami coba capai karena ekspektasi yang kami miliki dan apa yang telah dilakukan klub ini selama bertahun-tahun."

"Saya tidak tertarik dengan London. Saya tertarik dengan seluruh negeri dan menjadi yang terbaik di negara ini," imbuh dia.

Posisi Arsenal pada supremasi kekuatan di London

Arsenal terakhir kali unggul dari tim-tim rival di London terjadi pada 2016 kala mereka finish sebagai runner-up di bawah arahan Arsene Wenger. Dalam lima tahun terakhir posisi mereka melorot di klasemen Premier League.

Terhitung dari 2016 hingga 2021 (saat ini untuk sementara waktu) Arsenal menduduki peringkat lima, enam, lima, delapan, dan 10. Sementara Tottenham dari urutan dua, tiga, empat, enam, dan tujuh klasemen.

Lalu ada Chelsea dengan urutan satu (juara Premier League), lima, tiga, empat, dan empat. Kemudiam tim-tim seperti Crystal Palace, Fulham, dan West Ham United lebih banyak berkutat di papan bawah klasemen. Baru musim ini West Ham bertarung merebutkan zona Liga Champions.