BolaSkor.com - AC Milan melakoni comeback dramatis saat bertandang ke markas Lazio dalam lanjutan Serie A 2021-2022. Sang pelatih, Stefano Pioli merasa aneh dan kagum dengan performa Rossoneri.

Dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, Senin (25/4) dini hari WIB, Milan mengalahkan Lazio dengan skor tipis 2-1. Namun kemenangan tim tamu baru dipastikan pada masa injury time.

Milan mengawali pertandingan dengan kurang baik. Gawang Mike Maignan sudah harus kebobolan pada menit keempat lewat sontekan Ciro Immobile.

Namun secara perlahan, Milan mampu bangkit. Tim asuhan Pioli akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat Olivier Giroud pada awal babak kedua.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Barcelona Keok di Camp Nou, Milan Menang Dramatis

Marco Asensio Ganti Agen, Peluang ke Milan Meredup

Akui Inter Layak Menang, Legenda Milan Anggap Laga seperti Anak Baru Lulus Lawan Pria Menikah

Setelah kedudukan imbang, Milan kian agresif mengurung pertahanan Lazio. Memang hanya kemenangan yang bisa menjaga peluang juara Il Diavolo Rosso.

Usaha Milan akhirnya membuahkan hasil saat masa injury time memasuki menit kedua. Umpan sundulan Zlatan Ibrahimovic berhasil diselesaikan Sandro Tonali dari jarak dekat.

Para pemain Milan merayakan gol ini dengan sangat emosional. Skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu akhirnya bertahan hingga laga usai.

Pioli tentu merasa takjub dengan performa yang ditunjukkan para pemainnya. Namun ia juga merasa heran karena Milan kembali telat panas.

“Anehnya, kami memulai pertandingan dengan buruk dan kebobolan gol yang dapat dihindari. Namun kami menunjukkan kemampuan kami untuk kembali ke jalurnya, tetap dalam permainan dan terus maju," kata Pioli kepada DAZN.

“Sudah selayaknya untuk bahagia dan puas dengan permainan ini dan para penggemar kami, yang sekali lagi membuktikan diri mereka fantastis.”

Inkonsistensi permainan Milan memang tidak hanya sekali terjadi. Hal ini bahkan menjadi salah satu alasan mereka tersingkir secara dini di Liga Champions.

Namun Pioli tak mau terlalu ambil pusing. Ia fokus mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya agar kesalahan yang sama tak terulang.

“Kami sekali lagi menunjukkan sekali bahwa kami percaya sampai akhir. Kami merasa bahwa kami bisa memenangkannya dan menciptakan begitu banyak peluang," tambahnya.

“Kami tahu ini adalah jadwal pertandingan yang rumit, yang bisa kami lakukan hanyalah menjalaninya satu per satu dan mencoba melakukan yang terbaik yang kami bisa.”